Silabusnews.com, Pontianak – Memasuki Fase penerapan New Normal dalam menghadapi Pademi Covid-19, segala langkah persiapan sedang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia, demikian halnya di Provinsi Kalimantan Barat yang juga saat ini tengah mempersiapkan langkah langkah untuk berjalannya kebijakan New Normal tersebut.
Demikian halnya yang dilakukan Keuskupan Agung Pontianak, untuk mensinergikan langkah dan kesamaan persepsi, Bertempat di Gedung Fasifikus, pada Senin(01/06/2020)melakukan pertemuan dengan para Pastor Paroki serta mengundang Polda Kalbar untuk penerapan kebijakan dalam ibadah.
Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Hardjanto yang diwakili
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menyambut baik langkah Keuskupan Pontianak.
“ Mewakili Kapolda Kalbar saya menghadiri acara pertemuan bersama Keuskupan Pontianak. Dalam hal diskusi mengenai pelaksanaan ibadah bagi Gereja di era New Normal” kata Kombes Pol Donny.
Kombes Pol Donny menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar akan memberikan kelonggaran kegiatan keagamaan di tempat ibadah dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Pada kesempatan itu Donny juga menjelaskan pedoman yang ditentukan sesuai protokol pencegahan untuk memutus mata rantai Covid-19.
“Dari mulai kapasitas yang hanya boleh 50%, memberikan tanda pada kursi yang boleh dan tidak untuk ditempati, memberikan tanda jalur pada lantai sebagai panduan, menyiapkan handsanitizer atau cuci tangan portable, menyiapkan petugas untuk megecek suhu badan, hingga melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebelum pelaksanaan ibadah” jelas Kombes Pol Donny.
Lebih lanjut dikatakan Kombes Pol Donny, pada saat pelaksanaan new normal nanti pihak Kepolisian dan TNI akan ditempatkan pada titik titik yang sudah ditentukan untuk mengawasi dan memberikan edukasi mengenai new normal kepada masyarakat.
“Hal yang pasti ialah menggunakan masker, jaga jarak dan tidak salaman. Pelaksanaan ibadah juga disarankan tidak lebih dari 1 jam” lanjutnya lagi.
Pada kesempatan yang sama, Uskup Agung Pontianak Agustinus Agus juga menuturkan bahwa dengan keterlibatan dari pihak Polda Kalbar, harapnya dapat menyempurnakan kebijakan yang diambil Keuskupan demi kebaikan bersama.
“Kita mengharapkan saran dari pihak kepolisian untuk memberikan masukan agar kebijakan yg diambil Keuskupan sungguh-sungguh menjawab keutuhan demi kebaikan orang banyak,” tutur Uskup Agustinus.
Ali
Sumber: Humas Polda










