Bupati Lawan Bupati

Politisi Tanjung Uban, Muhammad Idha (Foto Patar Sianipar)

Silabusnews.com, Bintan — Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanah Nasional (DPP PAN) membatalkan Surat Rekomendasi mengusung Bakal Calon Bupati Bintan Apri sujadi dan Roby Kurniawan, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bintan.

DPP PAN menerbitkan Surat Nomor PAN /A/Kpts/KU – SJ/376/IX/2020 tanggal 3 September 2020 tentang pembatalan persetujuan kepada Pasangan Apri Sujadi dan Roby Kurniawan Ansar, dan menerbitkan Surat Keputusan Model B.1 – KWK parpol Nomor PAN /A Kpts/KU – sj/377/IX/2020 tanggal 3 September 2020, yang ditandatangani Oleh Ketua DPP PAN Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekretaris Eddy Soeparno, untuk mengusung Pasangan Bakal Calon Bupati Bintan Alias Wello dan Pasangan Bakal Calon Wakol Bupati Bintan Dalmasri Syam.

Setelah Pembatalan ada 3 poin di surat itu juga persetujuan pencabutan SK, DPP PAN No PAN /A/ Kpts/ KU – Sj/267/VIII/ 2020 tanggal 24 Agustus 2020 tentang persetujuan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bintan dinyatakan tidak berlaku terhitung sejak SK ini diterbitkan.

Terhitung sejak . skm. Fakta Integritas tanggal 24 Agustus 2020 dalam seleksi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan tidak berlaku sejak SK ini diterbitkan.

Dengan pembatalan itu, dipastikan Pilkada Bintan akan ada dua pasangan calon (Paslon) yang akan bertanding dan sekaligus menepis isu Pilkada Bintan, petahana akan melawan kotak kosong.

Bupati Lingga, Alias Wello yang maju di Pilkada Bintan merupakan Kader Partai NasDem dengan jumlah 4 Kursi, dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam melalui PAN, dengan 1 kursi maju menjadi Paslon Pilkada Bintan.

Politisi Tanjung Uban, Muhammad Idha, mengatakan dengan terbitnya surat untuk paslon Alias Wello dan Dalmasri Syam ini, akan menghidupkan pesta Demokrasi di Bintan.

“Inilah pesta demokrasi, harus ada lawan jika bertanding, jika mau ada pemenang” pungkasnya.

(PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses