Warga Yang Tidak Mengindahkan Anjuran Gugus Tugas Covid-19 di Kenakan Sanksi

0
25

Silabusnew.com, Ketapang – Adanya penolakan atau warga yang tidak mengindahkan anjuran protokol kesehatan covid-19, akan dikenakan sanksi, hal tersebut dikatakan Camat Sungai Laur Andreas Hardi, M.P lantaran ada orang tua santri yang tidak mengindahkan anjuran yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

“Jika mereka tidak mengindahkan apa yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dalam hal ini protokol kesehatan covid-19, maka kami akan minta yang bersangkutan menandatangani pernyataan diatas matrai 6000 bahwa mereka menolak untuk di rapid-tes,” ungkap Camat Sungai Laur saat ditemui di aula Kantor camat pada Senin (11/05/2020)

Dikatakannya jika warga yang menolak ketetapan pemerintah maka pihaknya akan bersikap tegas dengan memberikan sanksi sosial bahkan bisa di tuntut secara hukum sesuai aturan Undang Undang Kesehatan.

” Jika mereka tidak datang atau menolak untuk Rapid-tes yang kedua itu artinya mereka telah melawan hukum, sesuai Undang Undang kesehatan no 4 tahun 1984. Dan kami secara tegas akan berikan sanksi pada yang bersangkutan,” kata Andreas.

Adapun sanksi yang akan diterapkan adalah sanksi administrasi.

” Sanksi tegas yang kami berikan adalah; yang pertama, kami tidak akan melayani administrasi apapun dibidang pemerintahan kecamatan Sungai Laur, kedua; di Kepolisian tidak akan dilayani dibidang kepolisian( SKCK, SIM, dan lainnya) dan yang berikutnya di Puskesmas tidak akan dilayani dalam tindakan medis maupun non medis, misalnya keterang kesehatan dokter. Pihak Puskesmas tidak akan mengeluarkan keterangan dokter kalau yang bersangkutan tidak menunjukan hasil rapid-tes ini,” tegas Andreas Hardi.

Terkait sanksi yang akan diterapkan itu merupakan kesepakatan bersama dengan Kapolsek, Kepala Puskesmas dan Pemangku adat Kecamatan Sungai Laur.

Andreas meminta agar warganya bisa kooperatif karena hal itu penting untuk saat ini guna memutus mata rantai penyebaran virus demi kebaikan bersama.

” Kami minta kesadaran dan partisipasi dari semua warga, karena itu penting untuk saat ini guna memutus rantai penyebaran Covid-19, ini demi kebaikan bersama, Krn ini bukan aturan dari kecamatan semata tapi ini aturan Pusat bahkan Duni (WHO),” tutup Andreas.

Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.