Firman Setiawan, Camat Bintan Utara dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan sosialisasi (Foto Patar Sianipar)
Silabusnewa.com, Bintan — Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru bagi remaja Tanjung Uban Selatan, yang bertujuan memberikan edukasi terkait persoalan pandemik Covid-19, yang digelar di Ruang Taman Hijau (RTH) Baitul Makmur, Tanjunguban, Selasa (04/08/2020) sore.
Dengan membawakan tema “Gotong royong mencegah, mengawasi dan menangani Pandemik Covid-19″, menghadirkan tiga orang nara sumber, yakni dari bidang keamanan, Kerohanian dan kesehatan.
Firman Setiawan, Camat Bintan Utara dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan sosialisasiq ini mengatakan, sosialisasi ini sangat bermanfaat, mengingat kondisi wilayah Kepulauan Riau sudah melonjak kembali kasus yang terpapar Corona.
Firman juga mengharapkan, remaja yang menjadi peserta sosialisasi ini, ,” menjadi pioneer dilingkungan nya dan terutama di lingkungan keluarga nya.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati,” imbaunya
“Simak dan resapi yang disampaikan para nara sumber, dan jadilah remaja yang tangguh dalam.menghadapi kondisi pandemik ini,” harapnya

Bhabinkamtìbmas Tanjunguban Selatan, Brigadir Andika saat penyampaian materi (Foto Patar Sianipar)
Sementara itu, Bhabinkamtìbmas Tanjunguban Selatan, Brigadir Andika mengatakan, bahwa kenakalan remaja meningkat sepanjang pandemik covid-19 ini berlangsung, seperti seperti balap liar, mabuk-mabuk minuman keras, ngelem, pencurian dan perbuatan cabul.
Selanjutnya, dalam bermedia sosial, saya menghimbau untuk bijak, jangan asal share terkait pemberitaan yang belum jelas kebenarannya, dan jangan gampang terprovokasi.
“Mari kita perangi Covid-19, belajarlah dirumah, dan bijaklah bermedia sosial,” ajaknya
Andika juga mengarahkan agar selalu menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, dan hati-hati bergaul, jangan gampang terbuai dengan ajakan orang yang baru dikenal, apalagi ada yang menitipkan barang untuk diantar ke suatu tempat.
Muhammad Isa Ansori, dalam penyampaiannya dari sudut pandang keagamaan, terkait tentang pola adaptasi kebiasaan baru atau New Normal bagi para remaja yang hadir, adalah, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan.
“Jadi, harus disiplin diri, mau menerima nasihat, saran dari pemerintah, sekolah, masyarakat, keluarga dan diri sendiri,” tegasnya
Pemuda harus punya cita-cita, harus merubah perangai jelek, jangan menjadi petaka dalam keluarga,” tambahnya.
“Jangan lebih banyak waktu bermain daripada beribadah,” ujarnya
Dan sesi terakhir adalah penyampaian materi kesehatan, yang disampaikan Kepala Balai Kesehatan Fasarkhan Mentigi, Letda Laut (K) dr. Azwar Zulmi.
Selain menginformasikan tentang apa virus Corona, juga disampaikan juga, tentang bagaimana pola mencuci tangan, pakai masker dan tata cara di pertemuan, pada masa-,masa pandemik ini.
Dan pesannya kepada para remaja adalah, jadilah agen kesehatan, baik di keluarga maupun di masyarakat.
(PS)









