oleh

Kontes Pinang Terselenggara Sukses

Ketua Komunitas GERAM, Provinsi Kalimantan Barat Novi Dwi Priono,S.Hut., Kamis 24/03/2022 (Foto Novi)

Silabusnews.com, Kubu Raya – Komunitas masyarakat yang tergabung dalam
Gerakan Ayo Menanam (GERAM) dan Kepala Desa Punggur Besar, mendapat apresiasi banyak dari masyarakat Desa Punggur Besar -Kecamatan Sui Kakap – Kabupaten Kubu Raya, dimana Kontes Pinang yang di lakukan perdana, sukses dan sangat menarik perhatian, Kamis (24/03/2022) di halaman kantor Desa Punggur Besar.

Kontes ini di ikuti 20 peserta dari berbagai dusun dan RT Se – Desa Punggur Besar dan dihadiri Camat Sui Kakap Rusdeti SH.

Camat Sui Kakap Rusdeti, S.H., menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara, yakni komunitas Geram.

“Kontes ini adalah yang pertama, dan kalau tidak ada inisiatif dari komunitas Gerakan Ayo Menanam, kegiatan ini tidak ada, ini yang pertama,” pujinya

“Saya sangat senang sekali dengan adanya kegiatan ini, dimana egiatan ini betul-betul sangat bermanfaat untuk masyarakat kami di kecamatan Sungai Kakap khususnya,” terangnya

“Ada 13 desa di Kecamatan Sungai Kakap ini, dan pada umumnya masyarakat menanam Pinang dan ini menjadikan sumber pendapatan penghasilan masyarakat kami,” jelasnya

“Alhamdulillah, dengan kontes Pinang ini, diharapkan membudidayakan pinang akan semakin mendapatkan hasil yang cukup baik, dan mudah-mudahan kedepannya bibit pinang ini mungkin dapat disediakan pemerintah khususnya Dinas Perkebunan provinsi maupun dari dinas Kabupaten,” papaenya.

“Kedepan nya kami berharap ada scedule, kemudian ada jadwal atau kalender untuk festival-fesrival hasil kebun yang ada di kecamatan Sungai Kakap ini. Insya allah festival ini akan membangkitkan semangat para petani kami untuk bertanam bibit unggul pinang ini” ujarnya

Sementara, Ketua Komunitas GERAM Provinsi Kalimantan Barat Novi Dwi Priono,S.Hut. saat di wawancarai mengatakan, Gerakan Ayo Menanam, bertugas mengajak semua orang untuk menanam dengan baik dan benar, karena selama ini orang menanam belum tentu varietasnya cepat, cara pembukaannya benar, kita harapkan dengan adanya kita di samping untuk mengenalkan varietas baru dan juga untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Seperti saat sekarang, dimana masyarakat asal menanam pinang, tapi tidak pernah memikirkan cara memilih dan menanam pinang unggul, dengan jarak berapa, dan pembukaan lahannya bagaimana,” paparnya.

“Dengan adanya kontes Pinang ini kita pacu dulu untuk menanam varietas-varietas unggul, akhirnya varietas akan meningkat otomatis kesejahteraan masyarakat akan meningkat dengan sendirinya,” tegasnya.

“Kegiatan Kontes Pinang Punggur ini di adakan karena selama ini kita mendatangkan varietas dari luar, pinang itu 200 ribu yang kita tanam dari Jambi, padahal itu kesesuaian tempat tumbuhnya belum tentu cocok, terus produkfitasnya kita belum tau, artinya mereka berspekulasi hanya dengan informasi yang belum tentu benar, kebenaran itu kan harus kita buktikan di lapangan bukan berdasarkan facebook atau internet,” terangnya

Lebih lanjut Priono mengatakan bahwa pinang kita itu jauh lebih bagus dari pada luar, Saya berpikiran seperti itu. Kalau menurut hasil dari kajian beberapa teman-teman penampung itu justru buah pinang kita yang banyak di terima untuk produk eksport, karena untuk pewarna,untuk Lipstik ( kosmetik) dan lain sebagainya kita jauh lebih unggul, lebih bagus produk kita” bebernya.

“Selama ini ada dua negara besar yang penduduknya terbanyak sebagai penerima, yaitu India dan China. Sementara permintaan itu jutaan ton hampir 2 juta ton tapi dari Jambi sendiri masih 330 ton, kita masih di bawahnya 150 ton perbulan, peluang pasar masih cukup besar maka itu peluang kita, saat ini sementara Sumatera lahan semakin terbatas dan lahan kita masih cukup luas”

“Kita bisa lihat sendiri ternyata bibit pinang lokal kita ini super, kalau menurut data misalnya yang dari luar itu jumlah buah cuma 180, saya baru tahu tandan 180 tapi begitu kita lihat disini ada yang satu tandan 400 buah, berarti kita buktikan sendiri hari ini kita lihat sendiri bahwa punya kita jauh lebih unggul, Untuk sentralnya Pinang di Kalimantan Barat ini terbanyak di Punggur Besar, selain buah pinang pelepah, pinang juga kita bisa buat piring hiasan,” jelasnya

Kontes Pinang untuk saat ini kita adakan secara bertahap dan di tahun ini kita harapkan akan ada 3 kali kontes, dan yang berikutnya, kita bisa hasil olahannya, jadi nantinya kita pacu juga di samping untuk buah juga hasil olahan termasuk buahnya, dan untuk Standar perkilonya dalam satu tandan pinang ini cuma 10 kilo tempat kita mungkin bisa 2 kali lipat sampai 26 kilo jadi potensi kita jauh lebih bagus,” ungkapnya

Katagori penilaian dalam kontes ini adalah jumlah buah pertandan, berat pertandan, nanti di buka ketebalan bijinya, tetapi itu belum tentu kita akan tetapkan sebagai varietas unggulan, namun sekedar pemenang juara saja.

“Kita juga akan lihat nanti kelapangan bagaimana percepatan berbuahnya, katahanan hama penyakit dan lain-lain itu harus kita lihat dilapangan,” rincinya

“Saya berharap masyarakat mau merubah pola pikir mereka, dan mau menanam vatietas-varietas yang bagus, merawat dengan baik dengan cara pemupukan yang baik akhirnya ada peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya

Novi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.