Informasi Update Terbaru percepatan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Karimun

Silabusnews.com,Karimun – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karimun melaporkan dan mengambil langkah terkait percepatan penanganan serta penanggulangan Covid-19 ,Selasa 14 April 2020.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karimun, DR H Aunur Rafiq, menyampaikan hasil rapat yang digelar di Gedung Nasional dalam rangka mengantisipasi pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun, maka selanjutnya diambil beberapa langkah penanganan dan pencegahan diantaranya :

Pertama, Penumpang kapal Kelud yang berjumlah 42 orang yang merupakan masyarakat Kabupaten Karimun yang baru tiba akan dikarantina selama 10 – 14 Hari sebagai antisipasi pencegahan Covid-19.

Kedua ,Untuk Tenaga Kerja Indoneia (TKI) yang merupakan masyarakat Kabupaten Karimun berasal dari Malaysia akan dikarantina selama 2 hari. Jika selama karantina menunjukkan sakit/gejala Covid-19 akan dilanjutkan karantina nya selama 14 hari. Jika tidak menunjukkan gejala terjangkit Covid 19 akan dipulangkan dan harus melakukan isolasi mandiri dirumah.

Ketiga , Bupati Karimun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun agar tidak berpergian ke daerah ‘Zona Merah’ Covid-19 seperti Batam dan Tanjungpinang Provinsi Riau.

Keempat, Setiap masyarakat Kabupaten Karimun yang berangkat atau berpergian ke daerah “Zona Merah’ tersebut ( point no. 3 ) disaat kembali ke Kabupaten Karimun dihimbau untuk melakukan ‘Isolasi Mandiri’ selama 14 Hari dan seandainya menunjukan gejala – gelala terinfeksi Covid 19 seperti batuk, flu, sesak napas dan demam tinggi* agar segera menghubungi contak person Gugus Tugas Covid 19 :

0812 6887 2141
0812 6547 5221

atau segera berobat ke Posko – Posko kesehatan terdekat.

Demikian Himbauan ini terkait percepatan penanggulangan Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Karimun.

Ketua Umum Tim Gugus Tugas Kabupaten Karimun,

Tertanda bupati karimun
Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si.

(mes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses