Kodo Eko Prayogo, Pembimas Budha Provinsi Kepri saat memberi keterangan di kegiatan Sembahyang Keselamatan (F-SN/5NLQ)
Bintan, Kepri – Sembahyang Keselamatan Tanjung Uban dan Sekitarny, yang dimulai dengan penampilan barongsai yang memukau masyarakat Tanjung Uban, yang menonton langsung di Vihara Dharma Shanti Tanjung Uban, Minggu (05/10/2025) malam.
Hadir pada kegiatan malam ini, Pembimas Budha Provinsi Kepri, Kapolsek Bintan Utara, Danramil 03/Bintan Utara, Camat Bintan Utara, Lurah Tanjung Uban Selatan, Para tokoh masyarakat Tanjung Uban, ketua Nahdatul Ulama Bintan, dan undangan lainnya didampingi pengurus Yayasan Vihara Dharma Shanti Tanjung Uban swfta masyarakat beragama Budhis di Tanjung Uban.
Ahau ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahqa kehadiran bapak ibu ini merupakan wujud Toleransi dannkerukunan di Bintan Utara.
Sementara itu, Kodo Eko Prayogo, Pembimas Budha Provinsi Kepri menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ritual Budhis, namun memohon agar kiranya bangsa dan negara senantiasa berada dalam lindungan yang Maha Kuasa, agar terhindar dari mara bahaya serta diberi kedamaian, kesehatan dan kesejahteraan.
Jadi kami dari Kementerian Agama dari Bimbingan Masyarakat Budhis, mengapresiasi kepada pengurus atas pelaksanaan kegiatan ini.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk kepentingan ibadah semata, tetapi menunjukkan keharmonisan kerukunan toleransi, dalam tokoh agama tokoh masyarakat di kabupaten Bintan, terkhusus di Bintan Utara,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Helmi Wati, Camat Bintan Utara. Ia pun mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan pada malam hari ini, dimana tentunya seluruh panitia dengan penuh semangat kebersamaan dan dengan tulus hati
“Kegiatan yang luar biasa, yang menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Bintan Utara selalu mengedepankan kerukunan umat beragama,” tuturnya.
Begitu juga yang disampaikan Abdul Azym, salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Uban, yang mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari ini, dimana tampak menunjukkan kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Bintan Utara, yang sejak dulu sudah terjalain dengan baik.
“Semoga silaturahmi dan toleransi ini kedepannya ini tetap terjalin,” lanjutnya.
Sementara itu, Antoni pengurus Yayasan Vihara Dharma Sbanti dan sekaligus pengawas yayasan.menyatakan bahwa sembahyang keselamatan ini adalah pembuka untuk kegiatan festival moon cake (kue Bulan) yang akan digelar besok malam (Senin, 06 Oktober 2025) dan penutupan pada Selasa malam, 07 Oktober 2025.
“Malam ini adalah pembukaan, esok lelang dan lusa adalah penutupan kegiatan,” pungkasnya.
Patar Sianipar





