Satreskrim Polres Karimun Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan

Karimun,Silabusnews.com – Berdasarkan Laporan Polisi  Nomor : LP/02 / I / 2020 / Kepri / SPK- Res Karimun tanggal 12 Januari 2020 atas pelapor Nuraini.

Pada Hari Jum’at tanggal 10 Januari 2020 sekira pukul 22.00 WIB di RT 04 RW 03 Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun. Korban tidur dikamar dan meletakkan handphonenya merk Vivo Y 17 warna hitam dengan nomor imei 866440046806973 disamping tempat tidurnya.

Selanjutnya, pada pukul 04:30 WIB, pelapor membangunkan korban lalu korban mencari handphonenya yang sebelumnya diletakkan disamping tempat tidur sudah tidak ada. Kemudian, pelapor dan korban melihat jendela kamar kacanya sudah dalam keadaan rusak. Akibat kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sekira Rp.3.500.000,- ( tiga juta lina ratus ribu rupiah ).

“Tindak pidana curat dilakukan oleh pelaku inisial RA (19) pada tanggal 11 Januari 2020 sekitar jam 03.00 WIB pagi. Pelaku menggunakan kayu panjang, RA mengambil hp tersebut melalui jendela kaca kamar rumah korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono melalui KBO Satreskrim Polres Karimun, IPTU Rustam Efendi Silaban kepada wartawan, Senin (10/2) sore.

KBO Satreskrim Polres Karimun, IPTU Rustam Effendi Silaban mengatakan, keesokannya harinya sekitar pukul 16.00 WIB di depan Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun pelaku menjual handphone yang dicurinya itu kepada AP sebesar Rp 600 ribu.

Selanjutnya, pada Sabtu 25 Januari 2020 sekitar pukul 21.00 WIB di lapangan pabrik es Sungai Pasir Kecamatan Meral, pelaku AP ( 17) menukarkan Handphone yang dibelinya dengan sepeda motor merk Yamaha Vega warna biru putih milik PK(17), paparnya.

Barang bukti yang didapat dari pelaku PK berupa 1 unit handphone merek Vivo Y17 dengan nomor Ime: 866440046806973 warna pink. Selain itu menurut Rustam, juga ditemukan 1 potong kayu dengan cat warna biru dengan panjang lebih kurang 1 meter, ujarnya.

Ketiga pelaku ditangkap ditempat yang berbeda dan diamankan di Mapolres Karimun pada hari Sabtu tanggal (8/2).

Kemudian pada saat penangkapan dilakukan penggeledahan terhadap inisial PK ditemukan barang bukti yang mengarah ke pelaku inisial RA. Dan diakui bahwa handphone tersebut adalah benar milik korban yang telah hilang dalam kejadian pencurian yang telah di laporkan sesuai dengan Laporan Polisi, ungkap Rustam.

Ketiga Pelaku ditangkap pada tanggal 8 Februari 2020 ditempat berbeda. Dua pelaku masih di bawah umur dikenakan pasal 480 dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun. Sementara untuk tersangka RA dikenakan Pasal 363 ancaman pidananya paling lama 7 tahun,”pungkasnya.

(Mes)

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.