Sekda Bintan, Ronny Kartika -YG5NML saat menyampaikan sambutan Bupati Bintan semlena puncak Keguatan HUT ke empat Orari Lokal Bintan (F. Patar Sianipar)
Bintan, Kepri – Kegiatan trekking Gunung Bintan digelar dalam rangka menutup rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (Orari) Lokal Bintan ke empat tahun 2026, Minggu (17/05/2026).
Bupati Bintan, Roby Kurniawan (YF5RKA) melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika (YG5NML), secara langsung melepas peserta trekking dari Waduk Bintan Enau, Desa Bintan Buyu, disaksikan pengurus Oraru Daerah Kepri yang hadir dilokasi kegiatan.
Sebelum melepas peserta trekking, dalam sambutannya, Ronny Kartika menilai keberadaan Orari Lokal Bintan selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan komunikasi di wilayah Kabupaten Bintan.
Selain mempererat solidaritas antar anggota, menurutnya, Orari juga memiliki manfaat penting di tengah masyarakat meskipun saat ini teknologi digital berkembang sangat pesat.
Sekda Bintan, Ronny Kartika -YG5NML saat melakukan pemotongan kue Ulang Tahun (F. Patar Sianipar)
“Keberadaan Orari bukan hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga berperan penting dalam membantu mitigasi saat terjadi kondisi darurat maupun bencana,” jelasnya.
“Selain penyambung informasi daerah, Orari juga dapat membantu dalam hal mitigasi. Kita tidak berharap ada peristiwa bencana, baik di laut maupun darat,” tegasnya.
Ia menambahkan, masih ada sejumlah wilayah tertentu yang sulit dijangkau jaringan komunikasi digital. Oleh karena itu, keberadaan Orari dinilai tetap relevan sebagai sarana penyampai informasi.
“Karena ada tempat-tempat tertentu digital tidak bisa masuk, jadi disini ada peran orari untuk menyampaikan informasi di daerah tersebut,” ujarnya.
Ronny pun berharap Orari Lokal Bintan terus berkembang dan semakin memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bintan secara luas.
“Mudah-mudahan kedepan lebih berkembang dan memberikan dampak manfaat kepada masyarakat,” harapnya.
Bila terjadi hal yang tak diinginkan, minimal dengan adanya Orari dari sisi komunikasi dan koordinasi sangat membantu sekali saat kondisi darurat atau emergency.
Saat registrasi peserta dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bintan (F. Patar Sianipar)
“Untuk ke depannya, semakin banyak masyarakat Bintan yang bergabung di Orari,” pesannya.
“Peran radio amatir masih sangat dibutuhkan, terutama di wilayah yang belum terjangkau jaringan digital,” ulangnya.
Kedepan, jika ada pelaksanaan Ujian Amatir berikutnya di Bintan, dapat diikuti dari kalangan masyarakat pesisir, nelayan hingga di kalangan sekolah dan lainnya.
Sementara itu, Saeful Arif (YE5NHG), Ketua Orari Lokal Bintan didampingi Ketua pelaksana kegiatan, Suprapto (YE5TKL) menyampaikan bahwa hari ini adalah puncak dari beberapa rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke empat, secara resmi keberadaan Orari Lokal Bintan berdiri, 24 Maret 2022.
“Untuk peserta yang mengikuti kegiatan trekking ini tidak hanya berasal dari kalangan anggota Orari saja, namun ada juga peserta dari masyarakat umum, melibatkan pelajar, pramuka, Lanal Bintan serta instansi pemerintahan Kabupaten Bintan,” jelasnya.
“Jumlah peserta Treking terdata 154 orang, 106 peserta berasal dari masyarakat umum dan 48 peserta dari pramuka dan pelajar beserta pendamping,” rincinya.
“Kegiatan trekking ini menjadi bentuk kolaborasi positif antara Orari, pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat umum,” pungkasnya
Patar Sianipar





