13 personil warga masyarakat Sakera yang umumnya berprofesi nelayan, menaruh rasa kemanusiaan dan bersepakat mencari keberadaan Heru, foto Dok Silabusnews.com
Silabusnews.com, Bintan – Pencarian Heru Setyawan Pakpahan (22) warga Tanjung Permai, Kecamatan Seri Kuala Lobam, dan terdaftar secara administrasi kependudukan di Kota Medan, yang hilang dan diduga tenggelam di perairan sakera sekira pukul 10.00 WIB, Minggu (13/06/2021) telah dihentikan sementara untuk hari ini, karena sudah sore dan akan dilanjutkan esok pagi, hal ini disampaikan Lurah Tanjung Uban Utara.
Heru anak semata wayang dan anak piatu ini diduga terseret arus pasang laut saat mancing arung bersama lima orang temannya dipantai Sekera, tepatnya RT2/RW2 pantai Sekera kampung Sakera.
Rafi, salah seorang warga mengatakan 13 personil warga masyarakat Sakera yang umumnya berprofesi nelayan, menaruh rasa kemanusiaan dan bersepakat mencari keberadaan Heru.
“Dengan bermodalkan semangat dan peralatan seadanya untuk menyelam, ke 13 warga ini dengan memakai empat pompong, turun kelaut untuk mencarinya,” ujarnya
“Kita berusaha, agar pihak keluarganya tidak ternanti-nanti kepulangannya, walaupun bapaknya sekarang berdomisili di Medan,” jelasnya.
Kamariah, warga yang sejak pagi mendengar informasi ini dan hadir di lokasi pantai ini mengatakan semoga Heru dapat segera ditemukan malam ini.
“Semoga malam ini pencaharian berhasil di temukan,” paparnya.
PS









