Kegiatan Lokakarya Perencanaan Desa,yang Dihadiri BRG Provinsi Kalimantan Barat, Kedeputian II BRG RI,dan Kedeputian III BRG RI. Foto: Ilham(Silabusnews.com)
Silabusnews.com,Kayong Utara – Perencanaan Desa melalui Program Badan Restorasi Gambut(BRG) dilaksanakan dalam Lokakarya Perencanaan Desa Peduli Gambut,Pra Program Sekat Kanal,Sumur Bor dan Kucuran Dana Pada gambar Kelompok usaha Serai Wangi, bertempat
di Gedung Serba Guna Desa Penjalaan, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Propinsi Kalimantan Barat pada Rabu(19/08/2020).
Ada 2(dua) Desa yang menjadi sasaran Pembangunan sekat kanal dan sumur bor pada tahun 2020 melalui program BRG,yakni Desa Penjalaan dan Desa Rantau Panjang.
Hadir dalan kegiatan tersebut Muhammad Yusuf, S. Si, M, Si(Kepala Sub Kelompok Kerja Peningkatan Partisipasi Desa Gambut, Kedeputian III BRG RI), Jany Tri Raharjo, S. Hut, M.Ec.Dev.,MPP Kepala Sub Kelompok Kerja Kalimantan Kedeputian II BRG RI).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Hermawansyah(Dinamisator Badan Restorasi Gambut Provinsi Kalimantan Barat), Irwan,S.E(Kepala Seksi Keuangan dan Aset Desa Dinas SP3APMD Kabupaten Kayong Utara, Nurul Fidhea Yeni S. P(Pendamping Desa Gambut), serta Kepala Desa, Kaur Desa, para Kepala Dusun,LPHD Simpang Keramat, BPD, PKK, serta kelompok serai wangi sebagai kelompok binaan BRG.
Jany Tri Raharjo menuturkan,
teknik pembasahan gambut yang dilakukan tentunya dengan membangun fisik.
“Sepeti sekat kanal dan sumur bor,gambut yang terdiri dari air, tanaman dan gambut harus dipelihara dan dibasahi, oleh karnanya desa menjadi penting sebagai pelaku utama menjaga lahan gambut,”tutur Jang Tri Harjo.
Untuk desa penjalaan sendiri pada Tahun 2020 ada Tiga(3) titik sekat kanal yang akan dibangun serta tiga(3) titik pembangunan sumur bor.
Untuk pembangunan sumur bor sendiri harus berjarak dua ratus(200)meter dan tidak boleh bergeser dari titik yang telah ditetapkan BRG,dalam pelaksanaan nya dapat memberdayakan masyarakat sebab kegiatan pembuatan sekat kanal dan sumur bor ini di berikan melalui rekening kelompok.
Jani Tri Raharjo juga mengatakan, pemanfaatan gambut bisa ditanami dengan tanaman Petai, Jengkol, Jelutung, Jahe, Serai Wangi dan tanaman lainnya,sementara bagi kelompok yang di bina BRG Harus ikut serta dalam memelihara lahan gambut di wilayah nya.
(Ilham)









