Silabusnews.com, Kayong Utara – Setelah melalui tahapan yang cukup panjang serta kerja keras dalam memvalidasi data, pada hari ini, kamis(23/07/2020), bertempat di Gedung Serba Guna,
Pemerintahan Desa Padu Banjar melakukan launching penyaluran BLT-DD tahap pertama.
Pada acara yang dipimpin langsung Kepala Desa Padu Banjar Kasdy, SE, juga dihadiri Kasi Pem dari Kecamatan Simpang Hilir, Kabid Pemdes Dinas SP3APMD, Pendamping Desa dan Bhabinkamtibmas.

Pada tahap ini
penyaluran bantuan sebesar Rp 600.000/bulan diterima oleh warga KPM, selama tiga bulan, dengan penerima yang telah ditetapkan dalam Musdesus dan telah mendapat pengesahan camat sebanyak 571 Keluarga Penerima Manfaat(KPM).
Yang bisa di salurkan hanya sebesar 565 KPM,
karena 6 KPM lainnya setelah penetapan Musdesus, telah mendapatkan bantuan BST dari kementerian kelautan dan perikanan.
Dijelaskan Kasdy, Sesuai hasil musyawarah desa, apabila terdaftar sebagai penerima BLT DD di kemudian hari mendapatkan bantuan pemerintah yang lain sejenis atau BST tersebut, maka dana penerima BLT DD tersebut di kembalikan ke Kas Desa atau tidak terealisasi.
“Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari atau mengurangi beban ekonomi dari dampak Covid-19,” tutur Kasdy ketika diwawancarai awak media.
Dari pantauan awak media, penyaluran penyaluran yang dilakukan cukup transparan, dimana dapat dilihat nama-nama para KPM di pampangkan di depan Gedung dalam bentuk Banner pengumuman.
Menurut Kades hal ini dilakukan agar tidak timbul Kecurigaan dan prasangka dari warganya.
Bagi warga yang lansia(manula) yang tidak mampu berjalan, Dana bantuan diantar langsung oleh Kades ke rumah yang bersangkutan yang di dampingi oleh perangkat Desa serta RT setempat.
Salah satu penerima manfaat Bernama Lim Liang Moy(77) mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah atas bantuan yg diberikan.
“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah, yang telah memberikan bantuan ini, ini sangat berarti bagi saya, semoga kedepan bantuan bantuan Pemerintah tetap ada buat kami keluarga yang kurang mampu,” ucap Lim Liang Moy.
(Ali)






