Kasie LH bidang Amdal :Akui belum Terima Laporan Izin dari Pengempul Barang Bekas di Daerah Sekitar Waduk Sentani

Silabusnews.con,Karimun – Kepala Seksi bidang Amdal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun Eko Budi belum pernah menerima pengajuan rekomendasi Analisis dampak lingkungan (Amdal) terkait aktivitas pengepul barang bekas di RT 03 RW.03 Kelurahan Harjosari ,Kecamatan Tebing kabupaten Karimun “Kita belum pernah menerima surat pengajuan rekomendasi Amdal dari usaha perorangan itu,” kata Eko Budi, Rabu (5/12/2018)

Pihaknya juga belum menerima laporan secara resmi dari masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pihaknya pun belum bisa melakukan tindak lanjut persoalan yang berkaitan dengan pencemaran lingkungan tersebut. “Saya baru tahu dari rekan-rekan media. Kalau laporan resmi dari masyarakat terkait persoalan ini belum ada ke DLH. Untuk tindak lanjutnya, kita menunggu laporan dari masyarakat dulu,” ujarnya.

Eko Budi mengatakan, bahwa ketika timnya turun ke lokasi dihari Selasa yang lalu ,ia meminta kepada pemilik usaha pengepul barang bekas tersebut ,Ciku (65) untuk menunjukan berkas berkas perizinan yang dia milikinya .menurut Eko Budi, ” pemilik usaha Perorangan pengepul barang bekas di sekitar waduk Sentani tersebut hanya memiliki surat izin dari lingkungan setempat yaitu RT/ RW, serta dari pihak Kelurahan.terangnya.

Ketika diberi penjelasan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Ciku (65) pun mengatakan ” Maaflah pak saya tak tau tentang perizinan karena saya tak tamat sekolah, jadi saya pun tak tak tau tentang perizinan yang lainya, setau saya hanya itu izin nya, ujar Eko Budi menirukan ucapan Ciku .

Menurut Eko Budi usaha pengempul barang bekas yang di sekitar waduk Sentani tersebut sudah sekitar 12 tahun bermukim di sekitar waduk. ia meminta agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti disekitar keberadaan danau Sentani tersebut. Apalagi, keberadaan Waduk Sentani tersebut dinilai sangat berguna pada masyarakat Karimun, cetusnya.(James Nababan)

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.