oleh

Janji Gubernur Ditagih Masyarakat Terkait Pasokan PLN

Ketua RT 06 Muara Kubu, Jailani saat dikonfirmasi, Senin, 07/03/2022 (Foto Novi)

Silabusnews.com, Kubu Raya – Perusahaan Listrik Negara ( PLN ), merupakan salah satu badan usaha milik negara yang pada dasarnya memberikan kenyamanan melalui penerangan, apa lagi di zaman teknologi dan digital ini, pasokan listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Sudah 76 tahun Indonesia merdeka, akan tetapi masih banyak desa yang wilayah nya masih belum teraliri listrik salah satunya Dusun Mekar Jaya, Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Dusun yang berpenduduk kurang lebih 103 rumah ini, sangat mengeluhkan dengan tidak tersentuhnya aliran listrik di dusunnya, dan berbagai macam upaya pun sudah mereka lakukan, padahal jarak tempuh untuk penyaluran aliran listrik tersebut hanya berkisar 100 tiang atau setara dengan 5 kilo meter.

Berdasarkan keterangan warga, Kepala desa Dabong sendiri, sudah berupaya baik secara prosedural, maupun administrasi bahkan surat rekomendasi bupati pun belum juga mampu merealisasikan pasokan listrik di Dusun Mekar Jaya tersebut, kini masyarakat Muara Kubu berharap serta menagih janji kampanye Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji. S.H.M,.Hum

Sementara itu, Ketua RT 06 Muara Kubu Jailani mengatakan, untuk Muara Kubu, Desa Dabong ini keperluan masyarakat, hanya PLN saja karena sudah sekian lama belum ada PLN yang masuk, sedangkan untuk kepala keluarga Muara Kubu ini ada 70 KK, terbagi dari 2 Rt, yaitu Rt 06 dan Rt 07 Dusun Mekar Jaya.

“Warga di Muara Kubu ini selama ini hanya mengharap kan mesin pribadi saja, memakai 10 genset pribadi,” sebutnya

“Beberapa waktu lalu pada tahun 2019 pernah ada pihak PLN datang ke muara kubu ini, cuma pihak PLN bilang bahwa anggaran dari PLN tidak cukup karena terlalu jauh,” lanjutnya.

Jailani juga mengatakan” Bupati Kubu Raya H.Muda Mahendra juga pernah berjanji namun belum juga ada, katanya Bupati mau merealisasikan tapi sampai sekarang sudah tahun 2022 ini juga tidak ada” Jika nanti seandainya kami di bebankan sampai 3 juta rupiah kami masih mampu yang penting listrik nya bisa sampai sini.”

“Bahkan kami juga pernah bilang yang penting asal tali sampai dan juga ada gardu untuk Muara Kubu ini, masalah tiangnya, masyarakat sanggup untuk dirikan secara gotong royong asalkan listrik masuk ke sini, cuma memang harus ada gardu kalau tidak ada otomatis tidak bisa di karenakan keadaan’nya jauh yaitu 5 kilometer, kami sanggup dan masyarakat disini mampu kalau hanya 3 juta rupiah,” jelasnya.

“Kalau untuk kepala desa disini sudah mendukung dan dia sudah beberapa kali mengusulkan ke atas akan tetapi dari pihak PLN tidak terkejar dengan dananya dan tidak sesuai dengan jauhnya, itulah jawaban PLN, namun kepala desa masih terus berupaya serta masih terus mengajukan, cuma sampai kapan kita juga belum tau,” bebernya.

Lebih lanjut Jailani memaparkan” Gubernur dan Bupati mengatakan pada saat sedang kampanye mereka datang ke sini, berjanji dan berkata yang penting asal masyarakat mau dukung, PLN akan masuk ke sini, tapi itu hanya sekedar janji namun sampai sekarang janji tersebut tidak ditunaikan,” ketusnya.

Sementara itu Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan baik pada periode pertama dan periode kedua menjadi Bupati Kubu Raya menyatakan bahwa, apabila warga muara kubu ini mendukung dia akan memasukkan PLN ke sini,” lanjutnya.

Lebih dari 20 tahun selama 5 kepala desa yang menjabat di desa dabong ini tidak ada listrik, harapan saya dan warga di Muara Kubu ini agar PLN bisa segera masuk di sini di tahun 2022 ini,” tuturnya

Sidik selaku pengusaha udang juga mengeluhkan perihal yang sama ia mengatakan bahwa, sejak tahun 1995 keadaan daerah ini belum dialirin listrik, hingga beberapa tahun kemudian dapat membeli mesin genset, dan seluruh biaya operasional untuk membeli BBM ( bahan bakar minyak ) untuk operasional permalam.

“Sudah lima kepala desa di sini yang berjanji akan memasukkan listrik ke Muara Kubu ini, tapi semua itu hanya janji tinggal janji sampai sekarang tidak ada buktinya,” ketusnya

“Harapan kami ini utamanya itu memang PLN karena sampai sekarang ini tidak ada PLN, kami juga ingin Gubernur, Bupati, Kades memperhatikan kami di Muara Kubu, karena sampai saat ini kami rata-rata memakai genset pribadi, kalau mesin gainset saya ini bukan hanya satu kali saja yang rusak tapi puluhan mesin genset sudah yang rusak, habis itu saya membeli lagi namun PLN tidak pernah masuk sampai sekarang,” ujarnya

Bustami selaku Kepala desa Dabong Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya ketika di konfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, bahwa selama ini saya selalu terus berusaha dan berupaya supaya listrik bisa masuk ke Muara Kubu, Dusun Mekar Jaya, Desa Dabong ini, bahkan saya sudah datang ke PLN UP3 Pontianak, Di sini juga banyak Fasilitas Pemerintah seperti Polair, Bakamla, AL, KPLP dan lain-lain”.

Surat dari Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat dengan nomor 671/115/DESDM-1/2021 pada tanggal 18 February 2021 yang di tujukan ke General Manager PT.PLN ( persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat pun sudah di layangkan, saya perkuat dengan Proposal dan Rekomendasi Bupati dengan nomor 605/2/2267/ Setda SDA-C pun, sampai sekarang tidak di gubris oleh pihak PLN, Namun sampai saat ini belum ada jawaban dari PLN,” pungkasnya.

Novi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.