oleh

Jadilah Polisi Bagi Diri Sendiri Dan Keluarga

Kapolres AKBP Tidar Wulung Dahono didampingi Wakapolres Kompol M Tahang dan Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko, menyampaikan pencapaian kinerja di wilayah Polres Bintan selama tahun 2021″ Jumat 31/21 (Foto Patar Sianipar)

Silabusnews.com, Bintan – Kapolres AKBP Tidar Wulung Dahono didampingi Wakapolres Kompol M Tahang dan Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko, menyampaikan pencapaian kinerja di wilayah Polres Bintan selama tahun 2021, Jumat (31/12/2021) sore

Dalam penyampaiannya ada 63 personelnya menerima penghargaan, atas prestasi pada tahun 2021 dan ada tiga personel yang melakukan pelanggaran disiplin berat dan masih dalam proses.

Tidar juga menyampaikan atas kinerja Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pada tahun 2020 dan tahun 2021.

Beliau menyampaikan bahwa pada tahun ini angka kecelakaan menurun, baik laka berat maupun laka ringan serta kerugian materil.

“Namun, jumlah korban meninggal dunia akibat lakalantas justru meningkat di tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, meningkatnya jumlah korban jiwa lakalantas itu diduga akibat kelalaian pengendara dalam mengemudikan kendaraan.

“Lakalantas yang banyak terjadi, umumnya di Jalan Lintas Barat. Hal ini kemungkinan karena masih minimnya marka jalan dan penerangan, namun dari Polrrs sudah memasan informasi (himbauan) lewat baliho,” paparnya

Dan terkait hal tersebut sudah dilakukan koordinasi dengan Pemkab Bintan serta Pemprov Kepri,” jelasnya.

Sementara itu, untuk Reskrim, berhasil menekan angka tindak pidana dan pengungkapan kasus mencapai 90 persen, lanjutnya.

“Kasus menonjol 2021, di antaranya pencurian dengan kekerasan di Rumah Dinas Puskesmas, pembunuhan dan KDRT yang menyebabkan korban cacat permanen, kasus mafia tanah, kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal,” rincinya

“Untuk TKI yang kapal ditumpangi dan tenggelam di Perairan Johor Bahru, Malaysia, 15 Desember 2021 lalu, mengakibatkan sejumlah korban meninggal dunia, kasusnya masih berlanjut prosesnya,” jelasnya.

“Sementara itu, kasus ledakan yang terjadi di Kampung Kuala Lumpur Bintan Timur, dipastikan ledakan tersebut bersumber dari bom ikan dan tidak ada kaitannya dengan jaringan terori,” ujarnya.

“Untuk Resnarkoba, selain menangkap para pelaku dan barang terlarang jenis sabu, juga mengamankan sejumlah pil ekstasi dan pil happy five, termasuk dalam jaringan dari Lembaga Permasyarkatan (LP),” tambahnya.

Di masa pandemi Covid-19, melakukan kegiatan koordinasi dengan instansi terkait guna menekan jumlah sebaran Covid-19, capaian vaksin sudah mencapai 89 persen atau di bawah Batam dan Tanjungpinang.

“Masyarkaat diharapkan dapat berperan menjadi Polisi untuk diri sendiri dan keluarga,” imbaunya.

“Untuk keamanan dan ketertiban, peran RT dan RW diharapkan agar lebih peka, seperti mengaktifkan siskamling,” pungkasnya.(*)

Cr1

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.