Hasil Test Covid Yang Berbeda Dipertanyakan

Suasana di Puskesmas Kijang saat Tarmizi mempertanyakan perihal hasil Swab yang berbeda (Foto Laode)

Silabusnews com. Bintan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuoaten Bintan asal daerah pemilihan (dapil) 3 Bintan Timur, Tarmiji mendatangi tim rapid test di Puskesmas Kijang dan mempertanyakan hasil rapid test masyarakat yang berbeda yang, dimana dilakukan di puskesmas hasilnya positif, sementara dilakukan cek ulang di klinik Tanjungpinang, hasilnya negatif, Senin (05/07/2021) sekira pukul 10.30 WIB pagi.

Diketahui kedatangan Tarmizi di Puskesmas tersebut adalah untuk mempertanyakan kepada pihak Puskesmas, terkait hasil swab antigen dari 21 karyawan WS Swalayan, yang dilakukan di Puskesmas Kijang pada tanggal 29/06/2021, dimana dinyatakan hasilnya positif dan harus dilakukan karantina.

Keesokan harinya, karena tidak puas dengan hasil ini, ke 21 karyawan ini melakukan pengecekan kembali ke salah satu klinik di Tanjungpunang, dengan biaya sendiri, dan hasilnya negatif.

“Kedatangan saya kemari sebagai wakil rakyat, untuk menanyakan pertanyaan dari pada masyarakat yang melakukan swab di Puskesmas hasilnya positif sementara mereka cek di klinik hasilnya negatif,” ujarnya.

“Jadi mereka mau pakai yang mana hasil pengecekan ini,” ketusnya.

Dan jika memang ke 21 karyawan ini di isolasi, Tarmizi mempertanyakan bagaimana dengan kebutuhan hidup keseharian mereka, apakah pihak Puskesmas mau menanggungjawabi kebutuhan mereka selama isolasi.

Gama F Isnaini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, mengatakan bahwa semua permasalahan yang terjadi harus diselesaikan dengan baik-baik, dengan kepala dingin dan dengan kekeluargaan.

Gama menjelaskan, bahwa hasil swab yang berbeda tersebut kemungkinan terjadi akibat tehnis medis, namun sejatinya dalam tindakan medis harus mengikuti Prosedur tetap (Protap) yang ada.

“Bisa juga karena perbedaan alat, jadi kemungkinan mempunyai standard yang lain, metode lain dan hasilnya kemungkinan bisa berbeda,” pungkasnya.

Laode

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.