Bripka Adi Darta Kusuma bersama Bripka Abdurachman sedang memadamkan Hotspot yang menyala. Foto: Bripka Adi Darta, untuk silabusnews.com
Silabusnews.com, Ketapang – Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla) hampir tiap tahun terjadi, dan menyisakan kepiluan. Akibat Karhutla tidak sedikit Hutan yang habis terbakar, kebun masyarakat yang juga ikut terbakar, dan tidak sedikit penebangan yang harus tertunda karena asap. Akibat dari karhutla berdampak pada kerugian Ekonomi baik bagi masyarakat, pelaku usaha maupun Negara.
Dari aplikasi Lancang Kuning terpantau adanya Hotspot(titik api) dengan kordinat 1°2’3.95°S,110°26’30.84″E( -1.03443,110.4419) yang berlokasi di Desa Mekar Harapan, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang.
Untuk Mengantisipasi terjadinya Karhutla, Kanit Sabhara Polsek Sungai Laur Bripka Adi Darta Kusuma dan Bhabinkamtibmas Bripka Abdurachman langsung turun ke ke lapangan guna pengecekan hotspot yang terpantau tersebut,
Pada Jum’at(28/08/ 2020)
Menurut Bripka Adi Darta bahwa sebelumnya telah dilakukan giat patroli dan pengecekan pada malam hari Kamis tanggal 27 Agustus 2020 jam 22.00 Wib. Terdapat hotspot pada lahan yang ditemukan sesuai dengan titik koordinat tersebut.
“Sebelumnya kami sudah mengecek ke lokasi pada koordinat yang terpantau, ada sisa pembakaran lahan dengan kondisi api sudah padam,”Tutur Bripka Darta.
Untuk memastikan api tidak lagi menyala, Kanit Sabhara Bripka Adi Darta Kusuma dan Bhabinkamtibmas Bripka Abdurachman mengajak aparat desa ( Kadus ) untuk bersama sama cek ke lokasi untuk mencari tahu pemilik lahan tersebut serta mendatangi pemilik lahan untuk di data.
“Dari hasil pengecekan titik api tersebut berada di lahan milik warga berinisial JL dengan luas lahan yang di bakar sekitar 1,2 ha. Yang bersangkutan sebelum membakar sudah menerapkan prosedur sesuai pergub nomor 103,”pungkas Bripka Adi Darta saat dihubungi Awak media ini Sabtu malam (29/08/2020).
(Ali)








