oleh

DKTM DESA TANJUNG IRAT, JASMIN BEBERKAN DANA DESA,ADD

 

Lingga silabusnews.com – Senin23/10/17
Terkait penekan Kades tanjung irat tentang,Dana Keperdulian Terhadap Masyarakat (DKTM) kepada ketua tim, jasmin  membongkar semua fiktif dana desa,ADD  Tanjung irat,kecamatan Singkep barat Kabupaten lingga.

Sehungan dengan Dana Keperdulian Terhadap Masyarakat (DKTM)DesaTanjung irat,singkep barat
sabtu 21/10/17 kepada awak media mengatakan,”saya sebetulnya sangat sabar menghadapi masalah(DKTM) untuk pembelian meteran kwh dari PLN,karena saya takut itu dana milik masyarakat ramai,dan itu harapan selama ini yang di tunggu tunggu masyarakat,kesalnya saya sama kades tetap tidak mau mengakuinya masalah dana DKTM yang di pakai”.kata jasmin

Jasmin menambahkan,”saya akan bongkar semua permasalahan yang ada di desa tanjung irat, apabila saya bongkar banyak yang tersandung dengan hukum, cukup saya bilang satu item saja , item yang lainnya pasti sudah terikut ikut”.paparnya

Jasmin melanjutkan,pembangunan kantor BPD itu saja sudah cukup jelas,”dana tahap awal tahun 2017″,itu sudah di cairkan,mana pembangunannya,di kemanakan dana itu? Jangankan di bangun, material nya pun tidak ada, sekarang sudah memasuki pencairan tahap kedua,kalau tidak di awasi kuat dugaan di spjkan fiktif”jelas nya

Harudin,salah seorang warga dusun satu cukas desa tanjung irat,di konfirmasi melalui telepon seluler pada sabtu 21/10/17membenarkan, “pembangunan kantor BPD sampai saat sekarang belum ada di bangun,cuma yang ada tampak sedikit batu di lokasi”singkat nya

Amren,sekdes Tanjung irat singkep barat saat di konfirmasi melalui telpon seluler pada5/10/17yang lalu mengatakan,”yang tahap pertama ini cuma 40% karena itu ada dua tahap,tetapi penyelesaiannya  tetap di tahap dua,material sudah di penuhi senilai 40%,tinggal yang tahap dua ini baru selesai 100% dan tidak masalah

Amrem menambahka, “material untuk kontor BPD sudah ada semua untuk, besi,batako sudah ribuan biji,sudah lengkap untuk satu bangunan tersebut,kendala semen saja putus,cuma kalau untuk atap itu tahap kedua, kalau soal pelaksanaan pembangunan nya di rincian nya boleh bertahap, boleh sekaligus, tapi sampai tutup tahun harus siap” .katanya

Menanggapi sumber yang di dapat,LSM PEDULI bersama awak media pada minggu 22/10/17 langsung croscek ke desa Tanjung irat singkep barat.

Di temukan,lokasi di mana tempat yang di rencanakan pembangunan kantor bpd,belum di mulai,hanya yang ada satu tumpukan batu pondasi dan batako
Dari hasil investagasi di lapangan,memang benar kita temui ada proyek desa yang mandek. Di lapangan kami coba mencari keterangan berkaitan hal tersebut, namun sayang tidak satu pun yang dapat memberikan penjelasan, karna aparat desa tidak ada di tempat. Tetapi apa yang kami lihat khusus pembangunan kantor bpd belum di kerja kan sama sekali.

Ardiansyah menambahkan,”kami kuatir kan anggaran sudah di cair kan dan spj sudah di lapor kan namun pekerjaan tidak laksanakan. Kalau ini yang terjadi berarti ada indikasi spj nya fiktip perlu untuk di tindak, sesuai aturan yang ada. Harap pemerintah tegas dalam pengawasan dana desa ini.”tugasnya. (su)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed