Umat Katolik Sungai kecil merayakan Pesta Perak (25 tahun) dan rekonsiliasi pada Ahad, 19 April 2026. F. Halek.
Bintan, Kepri – Gereja Katolik Santa Perawan Maria Sungai Kecil, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, merayakan Pesta Perak (25 tahun) dan rekonsiliasi pada Ahad, 19 April 2026.
Dalam momen bahagia dan penuh canda tawa ini umat Katolik di kampung tersebut duduk bersama untuk melihat kembali karya pelayanan, meneladani kasih, serta merencanakan masa depan dengan semangat baru.
Sebelum berlangsungnya acara, yang ditandai dengan pemotongan kue, para tamu undangan dipersilahkan makan beragam hidangan yang disiapkan panitia.
Tampak hadir pada acara Anggota DPRD Bintan, Suardi dan Pj Kepala Desa Sebong Lagoi, Samsul Kamal.
Virgisnus Nua, selaku pendiri yang juga ketua panitia acara mengatakan perayaan Pesta Perak (25 tahun) dan rekonsiliasi merupakan momen penting dalam tradisi Gereja Katolik maupun komunitas religius, yang menggabungkan rasa syukur atas perjalanan waktu dengan pembaruan komitmen hidup.
Pesta Perak menandai ulang tahun ke-25 dari suatu peristiwa penting, seperti tahbisan imamat, kaul kekal suster/bruder, pernikahan, atau berdirinya sebuah paroki/lembaga.
Momen ini, menurutnya, untuk memperkuat kebersamaan umat Katolik di Kampung Sungai Kecil. “Jadi saya mengajak mari kita bersama sama membangun dan menjaga gereja yang kita cintai untuk ke depan lebih baik lagi,” katanya.
Dijelaskan bahwa rekonsiliasi atau pemulihan hubungan merupakan tema utama dalam rangkaian pesta perak, yang pada intinya perayaan ini bertujuan mempererat persaudaraan antar komunitas.
“Pesta perak menjadi ajang rekonsiliasi untuk mempererat tali persaudaraan antara anggota komunitas, memaafkan masa lalu, dan berjalan bersama dalam kesatuan,” ujar Virgisnus.
Selain hidangan yang beragam, acara juga dihibur dengan tarian khas Batak dan NTT. (HL)










