oleh

Gandeng MUI LMTM Ketapang Lakukan Pembinaan Rutin Terhadap Kaum Muallaf

Ketua Umum MTM Ketapang, Ali Muhamad menyerahkan bantuan Al-Qur’an dan Iqro secara simbolis kepada ketua koordinator MTM Duaun Nek Doyan” Sabtu 26/3 foto Ali Silabusnews.com

Silabusnews.Kalbar, Ketapang – Pengurus Lembaga Majelis Ta’lim Mualaf (LMTM) Kabupaten Ketapang bersama Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Ketapang melakukan kunjungan ke Masjid Attaqwa Dusun Nek Doyan Desa Laman Satong Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang-Kalbar, Sabtu (26/03/2022).

Kunjungan tersebut bertujuan menjalin silaturrahmi sekaligus melakukan pembentukan pengurus(koordinator)MTM di Dusun Nek Doyan dan Dusun Kepayang. Acara ini diisi juga penyerahan bantuan sejumlah Alquran dan Iqra serta buku tuntunan Sholat kepada puluhan Jemaah yang hadir yang merupakan anggota MTM.

Ketua MTM Ketapang Ali Muhamad menjelaskan silaturahmi sesama umat sangat penting dalam upaya meningkatkan ukhwah islamiah, terutama sesama Muallaf.

Ali mengatakan MTM Kabupaten Ketapang terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pembinaan keagamaan kepada kaum muallaf. Sejak dirinya dikukuhkan sebagai Ketua MTM Ketapang pada Desember 2021, akan melakukan terobosan guna membangun persatuan dan mengajak para muallaf untuk dapat mengamalkan ajaran agama sesuai tuntunan syari’at serta mendukung program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan kehiduoan sosial yang agamis, kondusif, aman dan damai.

” Sebab Islam adalah agama yang Rahmatan Lil’alamin yang artinya sebagai pembawa kebaikan bagi semesta alam, bukan hanya sesama Muslim, namun sesama manusia dan untuk semua mahluk,”kata pria yang akrab di Sapa Verry Liem itu.

Lebih lanjut Ali mengatakan, Islam telah mengajarkan secara rinci dan jelas tentang keutamaan beribadah kepada Sang Pencipta hingga mengatur tata krama berkehidupan sesama manusia.

Islam juga mengajarkan bagaimana membangun, memelihara dan menjaga hubungan baik sesama keluarga muallaf yang bukan muslim, serta hubungan baik dengan umat beragama lainnya.

” Islam sebagai agama yang paling sempurna, yang mengajarkan akhalaq baik akhlaq kepada Allah sebagai Sang Pencipta maupun Akhlaq kepada sesama Makhluk. Islam itu penuh rahmatan dan kasih sayang, karena itu sikap toleransi harus kita kembangkan, kita jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan keharmonisan yang sudah terbangun selama ini,” ujar Ali.

Dia(Ali – red) berharap MTM dapat menjadi wadah untuk memudahkan silaturrahmi sekali gus melakukan pembinaan terhadap sesama muallaf.

“Semoga organisasi MTM yang ada ini dapat memberikan manfaat besar dan membawa kemaslahatan sesama umat, khususnya kaum muallaf yang ada di Ketapang ini tutur,” Ali Muhamd dihadapan para jamaah yang hadir di Masjid Sabtu, (26/03).

Pada kesempatan yang sama Ketua MUI Kabupaten Ketapang Ustadz K.H Faishol Maksum dalam tausiyahnya berpesan agar para muallaf dapat menjaga dan terus meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

Islam itu dikatakan menciptakan keramahan dan bukan marah-marah. Islam itu lebih mengutamakan pendekatan kemanusiaan dan keteladanan.

Para muallaf dalam islam diharapkan dapat memainkan peranan mengajarkan hidup berdampingan yang rahmatallil’alamin untuk sejagat raya.

Ustadz Faishol mengatakan, selaku Majelis Ulama yang menaungi berbagai ormas Islam pihaknya selalu siap hadir bersama dalam setiap kegiatan keagamaan maupun pembinaan terhadap umat.

“Kwalitas ibadah harus tetap dijaga dan jangan terpengaruh, jaga kekompakan, kami akan selalu siap untuk bersama-sama dalam setiap kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Ustadz Faishol juga mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi hoax yang tidak dapat dipertangungjawabkan.

” Ikuti Majelis Ulama, jangan mudah terpengaruh oleh berita-berita atau informasi di medsos yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, itu berisi provokasi, hati-hati karena di medsos itu adalah pendapat pribadi,” jelasnya.

Penulis: Ilhm

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.