Dunia Pendidikan Bintan Kembali Tercoreng

Foto ilustrasi penganiayaan

Bintan, Kepri – Desas desus yang hangat terdengar di tengah masyarakat,
terkait dengan adanya tindakan pengiayaan antar pelajar, yang terjadi berkisar seminggu lalu di Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba’us Sholihin Tanjung Uban, jalan Manggar Kelurahan Tanjung Uban Utara Kecamatan Bintan Utara.

Salah seorang nara sumber yang namanya tidak ingin dipubliksikan mengatakan, sangat menyayangkan terjadinya hal ini, apalagi hal ini terjadi dilingkungan sekolah, Sabtu (24/05/2025)

“Lingkungan sekolah selain tempat mendidik siswa siswi, juga mendidik atau mengajarkan agar lebih berakhlak,” ketusnya.

“Dunia pendidikan di Bintan telah tercoreng dengan kejadian ini,” lanjutnya.

Pihak pondok pesantren Mamba’us Sholihin Tanjung Uban, Abdul Majid, yang tengah berada di Jakarta ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian, yakni penganiayaan yang dilakukan empat siswa tingkat SLTA, terhadap seorang siswa tingkat SLTP.

“Namun sudah dilakukan perdamaian oleh orang tua pelaku terhadap orang tua korban, yang diketahui berdomisili di Lobam Bestari. Perdamaian ini dengan difasilitasi pihak sekolah,” ujarnya.

Selanjutnya Abdul Majid pun mengarahkan agar komunikasi kepada yang lebih berkompeten di Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin Tanjung Uban, yakni Ahmad Zaini untuk keterangan lanjut.

Ahmad Zaini pun membenarkan penganiayaan yang terjadi berksar seminggu lalu dan menjelaskan bahwa sudah disepakati perdamaian antar orangtua pelaku dan orangtua korban.

“Ada empat point yang disepakati, dan telah disetujui bersama dengan kekuatan bermeterai,” ujarnya.

“Kesemua poin telah disepakati, dan kami pihak sekolah sangat menyayangkan terjadinya hal ini,” paparnya.

“Kami dari pihak Ponpes Mamba’us Sholihin Tanjung Uban berharap untuk kedepannya hal ini tidak terjadi lagi,” lanjutnya.

Sementara itu Kapolsek Bintan Utara, Kompol Nurman, ketika ditanyakan mengenai lerkembangan kasus ini, mengatakan akan melakukan pengechekan terhadap penganiayaan di ponpesMamba’us Sholihin Tanjung Uban ini.

Patar Sianipar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses