Bhabinkamtibmas Ini Pesan Untuk Jauhi Beberapa Hal Ini

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjunguban Selatan, Bripka Bintan Syahputra saat menyampaikan beberapa hal ini kepada para siswa baru SMKN 1 Bintan  Utara (F_ist)

Bintan, Kepei – Komitmen kepolisian yang mendukung lingkungan pendidikan sehat dan bebas dari pengaruh negatif, diwujudkan dengan menggelar sosialisasi mengenai dampak negatif game online, judi daring, dan penyalahgunaan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya yang merupakan jenis obat-obatan yang dapat mempengaruhi gangguan kesehatan dan kejiwaan (Napza) di SMKN 1 Bintan Utara, oleh Polsek Bintan Utara, Senin (21/07/2025).

Pembawa materi pada kegiatan ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjunguban Selatan, Bripka Bintan Syahputra. Ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini kepada siswa terkait risiko kecanduan game online dan maraknya praktik judi daring yang kini turut menyasar kalangan pelajar.

“Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa tentang bahaya kecanduan game online yang bisa berdampak pada kesehatan, hubungan sosial, hingga penurunan prestasi belajar,” sebutnya.

“Kami juga memberikan solusi, seperti manajemen waktu bermain dan mendorong mereka mencari kegiatan positif lainnya,” jelasnya.

Ia melanjutkan, bahwa fenomena penyimpangan digital yang terjadi di tengah masyarakat kerap menjadi cikal bakal gangguan ketertiban, yang bahkan dimulai sejak usia sekolah. Oleh karena itu, yang menjadi perhatian utama dalam materi yang disampaikan adalah terkait pemberantasan judi online

Selain itu, juga diisi dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan dan ideologi Pancasila, sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran paham radikalisme di lingkungan pelajar.

“Penanaman nilai nasionalisme dan karakter luhur sejak dini diyakini mampu membentuk generasi yang berdaya saing dan berintegritas,” paparnya.

“Kami tidak ingin hanya hadir sebagai penegak hukum, melainkan sebagai mitra strategis sekolah dalam membina karakter generasi muda, dengan harapan, agar siswa dapat memahami dan menjauhi perilaku yang menyimpang, dimana ini dapat merugikan masa depan mereka,” tegasnya.

Dengan suasana yang terbuka dan komunikatif, para pelajar juga diajak berdialog langsung mengenai persoalan remaja yang umum terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Patar Sianipar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses