oleh

Bosan Dengan Janji Manis, Aktivis Akan Demo Di Kantor PT.Bukit Asam

Aktivis Pemerhati Pembangunan, Muara Enim, Donny Aryanto, Jum’at 04/03/2022 (Foto Dok. Silabusnews.com)

Silabusnews.com, Muara Enim – Sejumlah aktivis Pemerhati Pembangunan di Muara Enim dan Tanjung Enim siap bergabung dan direncanakan akan melakukan aksi di halaman kantor besar PT Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim yang bergerak di bidang tambang Batubara, untuk mempertanyakan 100 hari kerja Direktur Utama (Dirut) PTBA, dan sejumlah persoalan yang ada di lingkungan PTBA.

Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu aktivis Muara Enim, Donny Aryanto , ia mengatakan bahwa dirinya bersama beberapa aktivis akan turun kelapangan dan menggelar aksi di halaman kantor PT Bukit Asam dalam waktu dekat ini, Jum’at (04/03/2022) siang.

”Kita akan bergabung dengan beberapa aktivis lainnya di Tanjung Enim dan siap turun kelapangan, dengan beberapa visi dan misi yang akan kita sampaikan, terkait nasib Muara Enim dan Tanjung Enim yang merupakan bagian dari wilayah operasional PTBA,” jelasnya.

Dikatakan Donny, salah satu hal yang akan dipertanyakan adalah 100 hari kinerja dirut PTBA yang baru.

”Kemudian beberapa persoalan lainnya yang ada di lingkungan PTBA, yang sudah kita sorot dalam beberapa bulan terakhir,” lanjutnya.

Hal senada,juga disampaikan oleh Hijazzi, selain sebagai aktivis, juga merupakan tokoh masyarakat di Tanjung Enim, mengatakan bahwa pihaknya juga akan bergabung turun ke lapangan dan bergerak ke kantor PTBA, bersama warga RW 07 Kelurahan Pasar Tanjung Enim untuk mempertanyakan terkait pembangunan proyek Pedestrian, yang tak kunjung selesai di bangun oleh PTBA.

”Kita akan bergerak bersama warga yang terdampak dari pembangunan proyek pendestrian tersebut, yang sudah berkali-kali diundur dan tak kunjung selesai sampai hari ini, kami ingin menanyakan komitmen PTBA, yang terus terang pembangunan proyek ini sangat berdampak pada menurunnya pendapatan warga kami, yang sehari-harinya menggantung mata pencariannya sebagai pedagang di ruas jalan Bedeng Kaca tersebut,” bebernya.

Dikatakannya bahwa pihaknya sudah bosan dengan janji-janji manis dari pihak PT BA yang mengatakan akan segera menyelesaikan pembangunan proyek tersebut.

”Dan kenyataannya sampai sekarang tak kunjung selesai, padahal proyek tersebut sudah dimulai sejak 02 Agustus 2021 lalu,” pungkasnya.

Agus-

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.