Adji Qobir Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia(LAKI) KKU saat meninjau lokasi jembatan yang roboh. F. Ali, Silabusnews.com
Silabusnews.com,Kayong Utara – Beberapa hari sebelumnya diberitakan adanya sebuah jembatan ambruk Kamis(20/08/2020)di Desa Sungai Sepeti, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara.
Hal tersebut menjadi viral dikalangan Netizen khususnya warga kecamatan Seponti bahkan menjadi pertanyaan dari Netizen diluar Kecamatan. Peristiwa tersebut tidak lepas dari sorotan media dan kalangan aktivis di Kayong Utara, diantaranya Laskar Anti Korupsi Indonesia(LAKI) dan Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK).
Hasil penelusuran awak media dilapangan bahwa ambruknya jembatan yang dimaksud dikarenakan adanya sebuah Dump Truk(DT) yang melintasi jembatan dengan over kapasitas, seperti yang diungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat Desa Sui sepeti yang kental di kenal dengan panggilan Wak Yar(Bactiar).
“Mobil DT itu bawaannya melebihi kapasitas, dan sering lewatnya dimalam hari, pada waktu itu malam Jumat habis Maghrib sekitar pukul 18.20, mobil tersebut lewat membawa kayu dan nasib naas jembatan roboh mobilnya masuk ke Sungai,” ungkap Wak Yar.
Lebih lanjut mengungkapkan bahwa DT tersebut membawa kayu sekitar 5(lima) meter kubik yang diperuntukan program Bedah Rumah.
” Yang dibawa itu sekitar lima kubikan, yang katanya untuk bangunan bedah rumah, itu katanya, yang lebih jelasnya saya juga tidak tau,” lanjut Wak Yar.
Sementara itu salah satu warga setempat yang tak mau menyebutkan namanya yang menyaksikan kejadian tersebut menceritakan, bahwa sebelum DT terjun ke sungai sopir sempat turun untuk nelpon.
” Mobil itu sebelum jatuh sempat berhenti, sopirnya keluar dan nelpon, tiba-tiba terdengar bunyi dan jembatan roboh, sopirnya pun lari, kemudian mobil ngungkam(terjun)ke dalam parit(sungai),”cerita warga itu.
AM pemilik DT saat ditemui di kediamannya mengakui kejadian tersebut.
“Betul itu kendaraan milik saya, namun saya hanya menyewakan kendaraan, soal muatan yang diangkut saya tidak tau,”tutur AM.
Saat ditanya pemilik barang AM mengatakan bahwa itu kepunyaan AR.
“Kalau barang itu milik AR, saya cuma membawakan saja, bisa ditanya langsung ke Mas ARnya,”kata AM.
AM mengatakan walau bagaimana dirinya akan memperbaiki jembatan yang rusak.
” Ini musibah bagi saya, walau gimanapun akan saya usahakan memperbaiki,”tukasnya.
Dilain pihak Adji qhabir. ketua DPC . Laskar Anti Korupsi Indonesia. (LAKI) KKU. meminta kepada pihak terkait dengan rusaka nya jembatan Sekunder Desa Sungai Sepeti untuk memperbaiki jembatan tersebut.
“Agar warga setempat dapat mempergunakan nya lagi seperti semula, karna itu termasuk fasilitas umum yang telah ambruk akibat muatan mobil yg melebihi kapasitas,”tegas Adji.
“Dalam hal tersebut walau pun tidak ada nya korban jiwa, namun ini menyangkut kerugian negara, kerusakan fasilitas umum,”imbuhnya Adji.
Adji juga meminta kepada aparat penegak hukum (APH) menelusuri asal usul kayu, tentang legalitas dokumen dan di peruntukan kemana arah kayu tersebut.
(AM)






