oleh

Wartawan Media Online di Bacok Orang Tidak di Kenal

TS (50), terbaring di polindes desa gaung Telang” Sabtu 16/1 Sumber foto Grup Persatuan Wartawan Zona 3 (PWZ3)

Silabusnews.com, Muara Enim – TS (50), warga desa Gaung Telang yang berprofesi sebagai jurnalis di media online, Mahadaya, dan bertugas di Muara Enim, Palembang, kini hanya bisa terbaring lemah tidak bisa bicara setelah di larikan di polindes desa gaung telang, karena mengalami luka bacok di rahang mulut.

Informasinya, korban sedang berboncengan dengan istrinya, Bunga (46) dengan mengendarai sepeda motor yang di Jalan desa Karang Endah Selatan menuju desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang korban bacok orang tak dikenal, Minggu (16/01/2022), sekira pukul 18:00 WIB.

Menurut sang Istri, sebelum kejadian itu saya sedang di bonceng dengan, tiba-tiba saya di dekati satu unit motor Scoopy berwana putih yang di kendarai seorang menggunakan helm dan langsung diserang dengan golok,” katanya, Minggu (16/01/2022 sekitar pukul 18:00WIB.

Korban tidak mengetahui kenapa pengendara tersebut melakukan serangan membabi buta , terhadap dirinya, apakah kemungkinan berkaitan dengan berita saya, atau faktor dendam,”ungkapnya.

Polsek Gelumbang ketika mendapatkan laporan, langsung ke lokasi kejadian perkara (TKP), yang langsung di pimpin kanit Reskrim Polsek Gelumbang beserta anggota guna melakukan penyelidikan.

Dan kini sedang ditangani Polsek Gelumbang, untuk mencari pelaku pembacokan.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) H Firdaus Komar, meminta aparat kepolisian segera mungkin mengusut tuntas peristiwa pembacokan terhadap pembacokan ini, dimana diketahui korban merupakan anggota PWI.

Selain itu, Firdaus meminta agar aksi premanisme tidak merugikan apalagi sampai mengenai wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.

“Aksi premanisme jangan merugikan insan pers yang sedang bertugas,” tegasnya.

“Dan kepada seluruh wartawan yang bertugas, tetap waspada dan berhati-hati,” pungkasnya.
(Santima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.