oleh

Trafic Light Berulang Kali Rusak, Mohon Diganti

Kondisi trafic light yang beberapa waktu lalu dalam keadaan ngawur, lampu merah dan hijau hidup bersamaan, Selasa 05/04/2022 (Foto Dishub Bintan untuk Silabusnews.com)

Silabusnews.com, Bintan – Trafic light (lampu lalu lintas) menurut Undang-undang (UU) nomor 22/2009, tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, adalah merupakan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).

Dapat juga diartikan adalah lampu yang menjadi pengendali arus lalu lintas, yang terpasang di persimpangan jalan, tempat penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), dan tempat arus lalu lintas lainnya. Lampu ini yang menandakan kapan kendaraan harus berjalan dan berhenti secara bergantian dari berbagai arah.

Berfungsi sebagai pengatur lalu lintas di persimpangan jalan, yakni mengatur pergerakan kendaraan pada masing-masing kelompok pergerakan kendaraan, agar dapat bergerak secara bergantian sehingga tidak saling mengganggu antar-arus yang ada.

Namun, kondisi lampu jalan ke traffic light yang berada di Simpang Tiga Makam Pahlawan Dwikora (simpang jalan Permaisuri dan jalan Indunsuri) Tanjung Uban, yang mengalami kerusakan akibat dari gangguan petir yang terjadi beberapa hari lalu terjadi, hingga saat ini belum diperbaiki.

Namun dalam hal ini, Insan Amin, Kepala Dimas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bintan melalui  Kasilantas Dinas Perhubungan (Dishub) Raymond,mengatakan bahwa kerusakan ini sudah sering terjadi, dimana usia ttafic light ini juga terbilang sudah cukup lama, Selasa (05/04/2022) malam.

“Kondisi lampu jalan tersebut sudah lama berkisar 18 tahun, sehingga gampang sekali mengalami kerusakan,” ujarnya.

“Sejak awal tahun 2022 hingga saat ini, sudah dilakukan perbaikan sebanyak tujuh kali di mana kondisinya lampu tersebut sering mati dan terkadang juga yang ketiga lampunya hidup bersamaan, sehingga membingungkan pengendara roda dua maupun roda empat,” jelasnya.

“Jadi, untuk sementara ini kondisi lampu jalan memang menunggu perbaikan lagi, jadi arusnya kita matikan sementara guna menghindari hal lain yang timbul, sehingga sama sekali menjadi tidak berfungsi, di imbau para pengendara untuk berhati-hati,” imbaunya.

Lampu jalan yang sudah dimatikan arus listriknya oleh petugas, sehingga sama sekali tidak berfungsi lagi, Selasa malam 05/04/2022 (Foto Patar Sianipar)

Sementara itu, hal senada juga disampaikan AKP Kartijo, Kasatlantas Polres Bintan melalui Aiptu Misudi, PS Kamsel Satlantas Polres Bintan.

Beliau mengatakan, bahwa kondisi traffic light di lokasi itu memang kerap terjadi kerusakan, dimana hal itu kemungkinan karena faktor usia pemakaian yang sudah mencapai 18 tahun, sejak pemasangan awal,” ujarnya.

Jadi, sudah sewajarnya untuk dilakukan penggantian dengan yang baru, apalagi simpang tiga ini merupakan akses jalan menuju ke Tanjungpinang melalui jalan lintas barat.

Apalagi saat ini, di bulan ramadhan, sudah menjadi tradisi jika sore hari menjelang berbuka puasa, masyarakat dalam menantikan berbuka puasa, kerap keluar rumah dengan berkendaraan, yang umumnya adalah roda dua (sepeda motor). Kami mohon agar pengemudi tetap taat pada peraturan lalu lintas dan selalu waspada mengemudi kendaraannya kondisi lampu jalan saat ini dalam keadaan tak berfungsi, mohon untuk lebih memperhatikan kendaraan lain dan mengutamakan  keselamatan.

“Kami mengimbau kepada pengendara agar lebih mengedepankan kehati-hatian saat berkendaraan, apalagi yang melintas di sekitar areal makam pahlawan,” tegasnya.

Theresia, salah seorang warga Tanjunguban juga menyampaikan bahwa dalam empat bulan ini, sangat sering lampu jalan itu rusak (simpang makam pahlawan-red)

“Selayak nyalah lampu jalan itu diganti dengan yang baru, agar masyarakat pengguna jalan lebih dapat merasa nyaman berlalulintas di daerah tersebut,” pungkasnya.

Patar Sianipar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.