“Terungkap” Pembunuhan Pedagang Sayur Warga Madusari

Kapolres Kubu Raya saat Press release pengungkapan pembunuhan pedagang sayur di Madusari. Foto:Humas Polres Kubu Raya

Silabusnews.com,Kubu Raya – Mahriah pedagang sayur menjadi korban pembunuhan di Madusari, kini kasusnya menemukan titik terang, dengan tersangka berinisial SN(67). Hal itu diungkapkan Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana.,S.I.K.,M., dalam Press release pada Rabu (10/02/2021).

Kapolres mengungkapakan bahwa korban (alm) Mahriyah merupakan seorang pedagang sayur yang kesehariannya berangkat dari rumah pukul 06.00 WIB dan pulang rumahnya sekira pukul 09.00 WIB.

“Namun, naas pada hari Minggu (7/2/2021) korban (alm) Mahriyah sampai pukul 09.00 WIB belum pulang kerumahnya. Akhirnya pihak keluarga korban, berinisiatif untuk melakukan pencarian si Korban. Pada saat itu ada saksi yang melihat, pihak keluarga korban pun langsung mengarah ke TKP tempat kejadian. Yaitu di semak-semak arah ke hutan sagu. Tidak lebih dari 2 x 24 jam, tim Reskrim Polres Kubu Raya yang di Pimpin Kasat Reskrim dan dibantu Dari Reserse Kriminal Umum Polresta melakukan upaya pengungkapan. Alhamdulilah bisa terungkaplah Kasus ini, siapa pembunuh, yakni Diduga kuat SN yang merupakan masih keluarga si korban (sepupu),” ungkap Kapolres Kubu Raya kepada awak media pada Press release, Rabu (10/2) sore.

Tersangka SN yang diamankan Polres Kubu Raya.

AKBP Yani Permana menjelaskan bahwa pada 4 (tahun) Tahun yang lalu, ternyata si pelaku itu mempunyai hutang-piutang kepada korban (alm) Mahriyah.

“lalu Korban melakukan penagihan terus kepada pelaku. Namun dari proses penagihan itu, ada ucapan yang menyakiti hati si pelaku, maka pelaku sudah merencanakan melakukan pembunuhan, sehingga hari Sabtu sebelum sehari pembunuhan dilakukan, pelaku sudah merencanakan “apakah akan dibunuh” ternyata pada hari H si pelaku melakukan eksekusi terhadap korban,” jelasnya.

Dari hasil pengungkapan ini pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti yang digunakan untuk eksekusi terhadap korban.

” Yaitu berupa 1 (satu) parang, 1 Satu Buah kampak, dan beberapa barang lain seperti sepeda,baju, topi, sepatu milik korban dan pelaku yang digunakan pelaku maupun korban,” terang Kapolres Kubu Raya.

Lebih lanjut terang Kapolres bahwa, saking jengkelnya pelaku berusaha melakukan proses pengerusakan bagian pedal sepada korban.

“Alasan pelaku agar si korban tidak bisa lari dari sepedanya, alasan pelaku, atas kelakuan perbuatan Pelaku dikenakan Pasal 340 KHUP atau Pasal 338, karena diduga melakukan pembunuhan berencana, pelaku terancam  dengan hukuman penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun” pungkas AKBP Yani Permana.

Penulis: Novi

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.