oleh

Sungguh Bejad Ayah Meraba Tubuh Anak Tiri trancam hukuman 200 Bulan penjara

GT Pelaku Cabuli anak tiri” Rabu 15/12/21 foto Ramona¬†

Silabusnews.com, Subulussalam – Kasus dugaan Pelecehan pencabulan kepada anak tiri masih dibawah umur terjadi di salah satu Desa Diwilayah Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam saat ini pelaku telah diamankan di Polres Subulussalam.

Dugaan pencabulan terhadap anak tiri ini terjadi pada Sabtu (11/12/2021) di salah di kebun sawit di rumah pelaku yang berstatus sebagai penjaga kebun.

“Taufik Hidayat Kanit Perlindungan Perempuan Dan Anak ( PPA ) Polres Subulussalam yang di konfirmasi media ini mengatakan pelaku inisial GT.( ayah tiri dari Korban Sebut saja namanya Ros ( Nama samaran ) yang masih Berusia 14 Tahun” Rabu 15/12/2020.

Menurut keterangan dari Kanit PPA Polres Subulussalaam, Tersangka GT menikahi Ibu Korban baru sekira kurang lebih 8 (Delapan bulan).

“awal mula dimana pada saat itu pelaku dan ibu korban bekerja di Sebuah kebun sawit tempat mereka bekerja.

Pada saat itu brondolan sawit tersebut banyak yang sudah berjatuhan ke bawah, sehingga pelaku GT pulang ke pondok ( tempat mereka tinggal ) untuk mengambil Karung atau goni,” Ujar Taufik Hidayat.

Pelaku pulang ke pondok untuk mengambil karung dengan mengendarai kendaraan roda dua, kemudian lanjutnya, setelah sampai di pondok, pelaku memanggil korban dari luar pada saat itu korban berada di pondok sendirian , namun korban tidak menyahut saat di panggil.

“Pada saat itu Pelaku GT langsung masuk kedalam pondok, dan melihat Korban berada di dalam kamar sedang duduk sendirian di atas tempat tidur, pada saat itu pelaku memanggil korban, tetap tidak menyahut, sehingga pelaku langsung masuk kedalam Kamar, dan disitulah lah terjadinya aksi pelecehan tersebut,”Ungkapnya.

“Saat pelaku masuk kamar GT Ayah tiri korban secara paksa untuk meraba raba tubuh korban.

Pelaku melakukan aksinya korban meronta melakukan perlawanan dengan menendang pelaku (GT) sehingga Korban berhasil lari keluar dari dalam pondok tersebut,”Jelasnya lagi

Setelah Korban berhasil keluar, pelaku menyuruh Korban untuk masuk kembali dan sempat mengancam Korban dengan menggunakan parang, namun korban tidak mau masuk, dan tetap memilih untuk di luar untuk menghindar

Karena korban tidak mau masuk, sehingga pelaku memilih untuk kembali melakukan aktivitasnya menunas, sawit “Tambahnya lagi.

Taufik Hidayat Kanit Perlindungan Perempuan Dan Anak mengatakan Saat ini tersangka telah di amankan di Polres Subulussalam dikenakan Pasal 49 dan Pasal 50 ancaman 200 bulan penjara,”Tandasnya.(*)

Laporan: Ramona

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed