Kondisi Kapal KM. Kawal Jaya 9 usai ditubruk kapal cargo MV MCC SHENZHEN di Perairan Utara Berakit, Bintan (SS. Vid KPLP)
Buntan, Kepri – Kecelakaan laut terjadi diperairan Utara Berakit, Bintan, pada koordinat 01°31.716′ N – 104°37.087′ E., dimana kapal nelayan Bintan ditubruk saat melakukan aktivitas, Jum’at (30/10/2026) subuh. Hal ini disampaikan Putrasman, Kepala Pangkalan (Kalan) KPLP Tanjung Uban, Sabtu (31/10/2026) sore.
Ada satu nelayan paruh baya, dengan inisial Dn (51) yang tidak ketemu hingga saat ini, karena ia melompat kelaut karena panik, usai terjadi tubrukan tersebut .
Pihak Basarnas Tanjungpinang pun menyampaikan hal serupa, bahwa hingva sore ini masih belum ditemukan. Jadi, sesuai dgn SOP nya pencarian dilaksanakan selama 7hari pak
Kronologis Kejadian
Subuh Jum’at tanggal 30 Oktober 2026, KM Kawal Jaya 9 bertolak dari pelabuhan Pasir, Kawal sekira pukul 03.30 WIB dini hari, dengan muatan 14 orang. Dan setibanya di perairan Berakit, kapal tersebut melakukan Labuh Jangkar dan melaksanakan aktivitas nelayan.
Sekira pukul 05.00 WIB, saat tengah melakukan aktivitas, tiba tiba Kapal tersebut di tubruk dari sebelah kiri oleh Kapal Tanker MV MCC SHENZHEN yakni dari arah Barat ke Timur Laut
Untunglah nama kapal yang menubruk terlihat jelas oleh Nakhoda Kapal KM Kawal Jaya 9.
Tampak tim gabungan pencarian korban tengah melakukan pemantauan (SS Vid. KPLP)
Segelah dilakukan pengembangan, diketahui kapal yang menumbruk sejenis Kapal Container dengan Nama MV MCC SHENZHEN yang bertolak dari Tanjung Pelepas Malaysia tujuan Filipina.
Atas informasi kejadian tersebut, setelah mendapat informasi, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban melakukan koordinasi dengan pihak terkait, serta mengintruksikan Koordinator OPS untuk segera mengirim Tim gabungan Pangkalan PLP kelas II Tanjung Uban.
Tim gabungan, KPLP, BASARNAS Lanal Bintan, Polairud Bintan dan masyarakat setempat punn melaksanakan penyisiran pencarian korban di sekitar koordinat yang telah di informasikan menggunakan unsur KN SAROTAMA P.112 milik Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban.
“Kapal Container dengan Nama MV MCC SHENZHEN yang bertolak dari Tanjung Pelepas Malaysia tujuan Filipina tersebut berbendera antigua and Barbuda, tetap melanjutkan pelayarannya,” jelasnya.
“Kita sudahh melaporkan ke kantor pusat Direktorat KPLP Jakarta. Dan diketahui kapal tersebut tidak masuk ke indonesia, dan tidak ada perusahaan perwakilan di indonesia” lanjutnya.
“Kami menunggu arahan pimpinan, hingga saat ini fokus kita bersama instansi lainnya untuk pencarian korban,” pungkasnya.
Patar Sianipar









