oleh

Rakyat Menjerit Wakil Rakyat Turun Tangan

Kondisi jalan berlumpur dan becek sulit di lalui pengendara” Selasa 11/1 foto Agus.

Silabusnews.com, Muara Enim – Keluhan rakyat di dua desa terkait kondisi jalan yang kondisinya berlubang, licin dan becek, dan merupakan akses setiap harinya untuk dilalui guna melakukan segala aktifitas, yakni desa Muara Lawai dan Desa Kepur, mendapat respon langsung dari Ersangkut S.Psi, anggota DPRD Provinsi Sumatra Selatan dari Partai Golkar, Selasa (11/01/2022)

Ersangkut mengatakan bahwa beberapa bulan lalu mendapatkan proposal dari warga desa Muara Lawai untuk pengajuan perbaikan akses jalan, menuju pemukiman warga juga akses perkebunan.

“Saya tergerak untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut, apalagi pada saat musim hujan seperti saat ini,”ujarnya

“Ternyata memang benar warga di sana banyak yang mengeluh karena kondisi jalan seperti yang mereka sampaikan di proposal,” paparnya.

“Warga di sana masih banyak anak – anak yang masih sekolah, jadi, jika hendak berangkat sekolah,maupun ataupun untuk mencari nafkah menuju ke perusahaan atau ladang menjadi terganggu,” tegasnya.

“Ini akses utama untuk menuju lahan perkebunan warga di desa Muara Lawai dusun 04/ RT 03, warga Kepur dan waga Lahat. Akses jalan ini adalah perbatasan antar Kabuapten Muara Enim dan Lahat ,”jelasnya

Terkait akan status jalan dimaksud, Ersangkut mengatakan akan mempelajari status jalan tersebut , apa itu termasuk jalan Provinsi apa jalan kabupaten apa jalan perusahan,” lanjutnya

“Dan apabila jalan ini termasuk jalan perusahan, kami akan memanggil perusahaan – perusahaan tersebuat untuk membantu memperbaikinya, karena perusahaan berkewajiban untuk membantu masyarakat disekitar perusahaan tersebut,” pintanya.

Sementara itu, Rasweli salah satu warga Desa Muara Lawai Dusun 04/RT 03 , menyampaikan bahwasanya hal ini sudah sering disampaikan pada saat reses anggota DPRD kabupaten maupun provinsi.

“Sudah sering kami ajukan, tetapi kenapa sampai saat ini sepertinya tidak ada tanggapan, dan baru hari inilah ada respon,” ungkapnya.

“Masyarakat berusaha membenahi melalui swadaya, bahkan bantuan dari perusahaan – perusahaan sekitar yang sering membantu memperbaiki jalan tersebut, namun hasilnya tetap saja begini,” lanjutnya

“Cukup parah kondisi jalan, sehingga kami sangat silit untuk dilintasi ,” bebernya.

“Untuk itu kami warga masyarakat sangat yakin dan menaruh penuh harapan kepada pemimpin di kabupaten Muara Enim, maupun DPRD Kabupaten Muara Enim maupun DPRD Provinsi Sumatera Selatan, yang akan memperjuangkannya jalan ini,” harapnya.

Lebih lanjut, Kepala Desa Muara Lawai, Edi Wanasari menyampaikan, dengan kondisi jalan tersebut, selaku kepala pemerintah desa Muara Lawai, berusaha untuk mecari solusi dalam mengatasi keadaan jalan tersebut.

“Kemaren sudah diajukan proposal Dinas PUPR, agar supaya mendapatkan perhatian dari pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim,”terangnya.

“Jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, bukan jalan yang di miliki oleh perusahaan, jadi sewajarnya pihak pemerintah Kabupaten mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut,” paparnya.

Edi Wanasari beharap kepada semua pemangku kepentingan di kabupaten ini, dengan keadaan dan situasi seperti ini Pemkab Muara Enim dapat untuk turun tangan guna membangun jalan tersebut,”pungkasnya.

Agustiawan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.