Polsek Sukadana Amankan Dua Penjual Miras

Barang bukti yang diamankan Satuan Polsek Sukadana berupa Miras Anggur Merah. Foto: Humas untuk Silabusnews.com

Silabusnews.com,Kayong Utara – Dalam Ops Kepolisian “Pekat Kapuas-2020” Polsek Sukadana berhasil
mengamankan sejumlah miras dan penjual minuman keras pada Kamis(12/11/2020).

Konfirmasi Silabusnews kepada Kapolres Kayong Utara AKBP Bambang Sukmo Wibowo, S.I.K, S.H, M.Hum melalui Paur Humas, IPTU Jaminto mengungkapkan Operasi yang di Pimpin oleh Kapolsek Sukadana IPDA Herlyan bersama Satuan Reskrim dan Intelkam berhasil amankan 2(dua) orang penjual dan barang bukti berawal dari informasi masyarakat.

“Informasi dari masyarakat jika keduanya ada menjual minuman keras, berbekal dari info tsb dilakukan penyelidikan dan ternyata informasi tsb benar. Selanjutnya dilakukan pengamanan terhadap miras dan pemjual/pemiliknya,” ungkap IPTU Jaminto via WhatsApp Senin(16/11/2020).

Kedua Pelaku diamankan dari dua TKP berbeda.

“Sdr. MA Als Ay, (29 th) di Desa Sedahan Jaya Kec. Sukadana, Kab. Kayong Utara, serta 22 botol minum keras jenis anggur merah, dan 1 botol minum keras merk Guines. Sdr. AD ( 40 th) Desa Sutera Kec. Sukadana Kab. Kayong Utara, barang bukti 45 botol minum keras jenis anggur merah,” terang Jaminto.

Selanjutnya dijelaskan Jaminto saat ini pelaku sedang dalam penangan Polsek Sukadana, dan atas perbuatannya kedua pelaku disangkakan telah melanggar pasal 36 ayat (1) terhadap ketentuan padal 29 huruf b Peraturan Daerah No 02 th 2015 tentang pengendalian dan pengawasan minumas Keras.

“Ops pekat Kapuas-2020 dilaksanakan dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi kantibmas yang aman dan kondusif di Wilayah hukum Polres Kayong Utara menjelang Natal dan Tahun baru 2020 serta Pilkada serentak 2020 dan memutus mata rantai penyebaran covid-19,” pungkas jaminto.

Penulis: Ali

Editor: Crates

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.