Petugas Keberaihan Anambas bersihkan Pantai Dua kali Dalam Sehari.

Anambas-Silabusnews.com/ Dalam sehari petugas kebersihan Anambas dari dinas perhubungan Laut dan dinas kebersihan  kecamatan membersihkan pinggiran pantai dari tumpukan sampah, selain merusak pemandangan di sekitar kota tarempa dapat juga mengganggu kesehatan. Petugas kebersihan mengumpulkan beberpa tumpukan sampah yang hanyut di bawa air laut dengan menggunakan alat sederhana berupa tangkul dan sampan yang terbuat dari piber.

“Di katakan, Bayu, salah satu petugas dari dinas perhubungan laut KKA menyebutkan, untuk melakukan pembersihan pantai, di bantu dari beberapa orang dari dinas kebersihan dari kecamatan Siantan menurunkan petugas kebersihan sebanyak 5 orang untuk wilayah tarempa. “kami mengumpulkan sampah untuk di kawasan Tanjung lambai hingga sampai di sekitar pantai Water Fron City.

Sampah ini akan di kumpulkan kemudian di angkut dan di bawa oleh petugas  kecamatan,menggunakan Tosa ketempat pembuangan  akhir.” Katanya,

Rabu-14/3. Foto: petugas kebersihan  yang mengambil  sampah di pinggir pantai.

Selain itu juga Firman rekan kerjanya, mengaku belum bisa memastikan berapa perkiraan banyak sampah yang ada di sepanjang bibir pantai tersebut. “Namun, dari koordinasi di lapangan, sampah-sampah yang ada  tidak hanya sampah plastik, tetapi pakaian bekas, kayu dan bahkan bangkai hewan. Untuk jumlahnya sekali angkut ada sekitar 5-6 karung dalam 2 kali sehari” jelas Firman.

Ia menambahkan, Tim kebersihan tidak hanya turun di titik ini saja, tetapi juga turun ke sejumlah titik yang di yakini memiliki banyak sampah yang berserakan. “Kami bertugas dalam sehari ada dua kali dari pagi dan sore hari. Dan kami beroperasi setiap hari Senin sampah dengan Sabtu, hari minggu baru libur.” Untuk itu mari kita bersama dengan penuh rasa tanggung jawab dan punya kesadaran akan menjaga kebersihan lingkungan serta himbauan juga kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke Laut. Editor : Rohadi

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.