Kondisi ponton yang ditarik awal Februari 2021 lalu untuk diperbaiki, namun tak kunjung selesai. (Foto Patar Sianipar)
Silabusnews.com, Bintan – Rehab perbaikan ponton di pelabuhan Speed Bulang Linggi Tanjung Uban yang lepas diterjang ombak akibat kondisi angin utara sekira awal tahun 2021, hingga saat ini belum ada kejelasannya.
Dimana hal ini menimbulkan pertanyaan dikalangan masyarakat karena sejak di tariknya ponton tersebut dari pelabuhan speedboat Bulang Linggi Tanjunguban, setelah kedatangan Anggota komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, didampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Hj. Dewi Kumalasari sekira awal bulan Februari 2021 didampingi Azis Kasim Djou, Kepala Bidang Kabid Laut Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau.
Sahat Simanjuntak, salah satu tokoh masyarakat di Tanjunguban sangat menyayangkan, dimana ditengah hangatnya pemberitaan tentang proyek yang akan menelan triliunan rupiah, pembangunan Jembatan Batam Bintan, ternyata ada hal kecil, yang dirasakan banyak masyarakat pengguna transportasi jasa laut menjadi terabaikan.
“Masyarakat mengetahui bahwasanya ponton yang lepas tersebut, dilakukan perbaikan, namun sudah hampir mendekati setahun ponton tak juga terpasang,” ketusnya.
Diketahui bahwa perbaikan ponton yang lepas dan rusak tersebut diminta oleh Azis Kasim Djou, Kepala Bidang Kabid Laut Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, dihadapan Anggota komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, didampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Hj. Dewi Kumalasari untuk diperbaiki kepada salah seorang kontraktor di Tanjung Uban, namun hingga kini sangat disayangkan, karena belum terealisasi dipasang kembali.
“Ada apa sebenarnya yang terjadi, saya secara pribadi mempertanyakan hal ini,” ujarnya.
“Seharusnya, pemerintah harus memfokuskan yang menjadi kepentingan orang banyak, apalagi ponton tersebut menurut informasinya sudah dianggarkan perbaikannya,” lanjutnya
Azis Kasim Djou, ketika dikonfirmasi melalui saluran WA mengatakan Insya Allah APBD-P sah, kita percepat, dan kita selesaikan perbaikannya,”pungkasnya.
Patar Sianipar







