Putu Budi Asmika(41) korban penganiayaan oleh oknum Anggota DPRD Bengkayang. Foto: Latip untuk Silabusnews.com
Silabusnews.com,Kalbar,Bengkayang – Putu Budi Asmika (41) warga Kota Singkawang
babak belur dianiaya inisial FP oknum anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, dari Partai Demokrat, dengan memukul korban memakai kayu dan benda lain, sehingga pelipis mata saya pecah, saat sedang bersandar di pohon kayu getah, Senin (19/04/2021) sekira pukul 15.00 WIB
Dari penuturan korban dan H. Nurdin (61) yang merupakan saksi, saat di konfirmasi, penyebab kejadian penganiayaan berawal dari permasalahan sengketa tanah yang berada di RT 01/RW 03, dan sudah cukup lama, berkisar sepuluh tahun lebih,” ujarnya
“Permasalahannya bermula dari persengketaan tanah,” jelasnya.
“Saya mengurus tanah saya di Daerah Jirak Desa Samalantan, dimana dalam pengurusan tanah itu sudah berlangsung cukup lama, sudah sepuluh tahun lebih,” lanjutnya
“Jika saya datang mengurus tanah itu, mereka selalu datang dengan cara kekerasan, yang menyebabkan saya mundur,” tuturnya
“Sebelumnya ia juga pernah datang dan mendapat perlakuan yang sama, saya di pukul, walaupun dari pihak Desa serta pihak Kepolisian ada,”lanjutnya.
H. Nurdin memaparkan kejadian yang menimpa korban pada hari ini setelah usai mengurus segala surat menyurat.
“Kronologis kejadian yang berhasil dihimpun, surat menyurat tanah tersebut selesai dari RT/RW, Desa, BPN juga ada, pajak sudah kita bayar, hanya yang terakhir dari pihak BPN datang hendak memasang patok, saat itulah Frengki datang dengan empat atau lima kawannya.
“Mereka sempat ngobrol, namun tersangka langsung melakukan pemukulan terhadap korban yang merupakan keponakan saya, yakni dengan cara di hantamkan ke batang kayu dan dihabtam lagi dengan alat pengukur lahan, hingga pelipis matanya pecah,” bebernya
Akibat pukulan tersebut, Putu merasakan pusing, mata kabur dan mual- mual bahkan sempat pingsan.
“Usai kejadian, saya mendatangi ke Polsek Samalantan, namun pihak Polsek mengarahkan agar segera langsung Ke Polres Bengkayang, untuk segera ditangani ,” jelasnya.
“Saya sudah melaporkan ke pihak Polres Bengkayang untuk segera menindak lanjuti kasus pemukulan terhadap saya,” pungkasnya.
A.M








