Pelabuhan Rusak, Khazalik Langsung Respon

Khazalik dan Agus Hartanto saat meninjau langsung pelabuhan yang sudah rusak di Bintan Pesisir (Foto Dok. Nasdem untuk Silabusnews.com)

Silabusnews.com, Bintan— Khazalik Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang juga sebagai Ketua Fraksi NasDem, saat ini tengah memasuki Reses Masa sidang kedua Tahun 2020, yang dimulai dari 1-16 Juli 2020.

Khazalik yang di damping Agus Hartanto Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan yang merupakan Kader Partai Nasdem, mendatangi sejumlah wilayah di Kabupaten Bintan, diantaranya Kecamatan Bintan Utara, Kecamatan Gunung Kijang, Kecamatan Teluk Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan Pesisir dan nanti berakhir di Kecamatan Bintan Timur.

Reses yang ia lakukan di daerah Bintan Pesisir, Khazalik melihat secara langsung kondisi Pelabuhan yang sangat butuh perbaikan, dimana beliau beserta rombongan harus menumpang di pelantar atau pelabuhan milik masyarakat, karena kondisi pelabuhan yang sudah rusak dan sangat berbahaya untuk di pergunakan untuk aktivitas nelayan.

Tiang penyanggah Pelabuhan di Bintan Pesisir yang kondisi tiang penyanggah sudah keropos, dan sangat membahayakan (Foto Dok Nasdem untuk silabusnews.com)

“Terpaksa saya dan rombongan sandar dipelabuhan milik masyarakat, karens kondisi pelabuhan rusak dan sangat membahayakan,” ujarnya

Pada pertemuan dengan perwakilan dan tokoh masyarakat di desa ini, masyarakat sangat mengharapkan, agar sesegera mungkin, pelabuhan segera di perbaiki.

Di sela-sela kunjungannya, kedua Legislatif tersebut, berdiskusi untuk segera memperjuangkan agar Pelabuhan ini dapat di tindak lanjuti agar memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi warga sekitar.

Khazalik berjanji kepada masyarakat dengan sepenuh hati untuk memperjuangkan melalui Fraksi Nasdem di DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dan juga melalui Legislatif di DPRD Kabupaten Bintan.

Khazalik meminta, kepada Agus Hartanto untuk memastikan status pelabuhan tersebut dengan pihak dan instansi terkait, untuk memudahkan tindak lanjutnya kedepan.

Permasalahan kondisi pelabuhan ini, harus di tindak lanjuti, sebab kami saja tadi, merasakan bagaimana sulitnya tadi untuk naik ke darat melalui kapal yang kita gunakan ini.

“Kondisi ini bisa membahayakan masyarakat atau para pengunjung untuk menuju ke Pulau ini,” tambahnya.

“Inilah pentingnya Reses dilakukan, yakni untuk melihat langsung persoalan-persoalan di tengah masyarakat, dan kita harus terus berjuang untuk mencarikan solusinya, pungkasnya.

(PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses