Pebisnis Online Ditangkap Polres Bintan

FE, pelaku bisnis online yang ditangkap Polres Bintan

Bintan, Kepri – Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Seligi 2022 Polres Bintan, dilakukan penangkapan terhadap seorang tersangka yang diduga telah melakukan Tindak pidana perdagangan orang, Jumat (02/12/2022).

Kapolda Kepulauan Riau Irjenpol Dr. Aris Budiman, M.Si melalui Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan bahwa tim operasi pekat Polres Bintan telah melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang berinisial FE (28) di sebuah penginapan diwilayah Bintan Timur, Ujar Kapolres Bintan.

“Tersangka FE diduga telah melakukan tindak pidana perdagangan orang dengan cara menawarkan perempuan kepada pria hidung belang dengan tarif yang sudah ditentukan, apabila terjadi kesepakatan antara pemesan dan perempuan yang disediakan maka tersangka FE mengantarkan langsung ke tempat yang sesuai kesepakatan, selanjutnya dari hasil uang kencan yang dibayarkan oleh pria hidung belang tersangka FE mendapat bagian,” terangnya.

Dari hasil uang pembayaran rata – rata sebesar lima ratus ribu rupiah tersangka FE mendapatkan bagian sebesar serratus lima puluh ribu rupiah setiap sekali kencan, namun untuk yang di wilayah Bintan Timur ini biaya yang dikeluarkan oleh pemesan sebesar delapan ratus ribu rupiah dan dari delapan ratus ribu tersangka FE mendapatkan uang sebesar empat ratus lima puluh ribu rupiah

Tidar mengatakan, bahwa hingga saat ini tersangka FE masih dilakukan penyidikan di Satreskrim Polres Bintan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Tersangka diancam dengan Pasal 2 ayat (1) Undang – Undang Repulbik Indonesia Nomor 21 Tahun 2017 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 83 Jo pasal 76F dan atau Pasal 88 Jo pasal 76I UU RI Nomor 35 Tahun 2014 ttg Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

*/PS

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.