Patimah Satu Tahun Terbaring, Akibat Menderita Penyakit Tumor.

 

Anambas silabusnews.com -Patimah (49) tahun satu tahun terbaring tidak bisa melakukan aktifitas akibat penyakit yang di deritanya, warga Sedak desa Tarempa Timur kabupaten Kepaluan Anambas rabu 10/1/2018.

Informasi yang dihimpun media dari pihak keluarga, saat ini Patimah sedang rawat jalan, di kediaman keluarga tanjung pinang, jln Tanjung Unggat, provinsi Kepulauan Riau.

“Ibunda, Patimah sudah kami bawa berobat di RSUP Tanjungpinang, berdasarkan rujukan dari RS Lapangan Palmatak beberapa waktu lalu” jelas Syahroni.

Dirinya menjelaskan, hasil dari pemeriksaan di RSUP Tanjungpinang sang Ibunda di diagnosa menderita Tumor dan harus segera ditangani lebih lanjut. ” Satu bulan menjalani rawat jalan, dari hasil rekam medis yang kami terima ibunda di vonis menderita Tumor Ganas yang harus segera menjalani operasi.

Saat ini kondisi kesehatan ibu kami semakin menurun ,pencernaan sudah terganngu ketika buang air hanya cairan yang keluar” kata Syahroni.

Keaadan ekonoml masih menjadi kendala bagi masyarakat miskin dalam memperoleh tindakan medis, meskipun saat ini program BPJS sudah menjamin beberapa jenis penyakit tetap saja belum dapat menyelesaikan masalah kesehatan bagi warga miskin.

Minimnya tindakan medis dan jauhnya pusat pelayanan medis di daerah perbatasan tentu memerlukan biaya yang besar baik disisi trasnportasi maupun biaya hidup saat sedang menjalani perawatan. Berdasarkan surat keterangan miskin nomor 01/DTT/01.18 dari kepala desa Tarempa Timur, diharapakn dukungan semua pihak baik masyarakat maupun pemerintah Daerah khususnya Pembkab Anambas, untuk mengurangi beban penderitaan Pasien yang saat ini butuh perhatian serius.

Besar harapan keluarga untuk mendapatkan dukungan dan bantuan dari semua pihak. Bagi saudara-saudara yang ingin membantu mengurangi penderitan Patimah silakan hubungi nomor dibawah ini. Eliyana 0813-6321-0212 dan Syahroni 0821-7049-4062 kedua nomor tersebut merupakan anak dari ibu Patimah.(red)

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.