Jenazah dimakamkan diantara selah dua makam, lokasi makam sudah tidak ada lagi, foto dok silabusnews.com
Silabusnews.com, Bintan – Tempat Pemakaman Umum Kampung Kamboja Tanjung Uban Selatan yang sudah padat (berkisar 3000 lebih makam) dan tidak ada lagi tempat untuk warga yang akan dikebumikan, seperti pada saat hari ini (Sabtu 23/05/2021), dimana salah seorang warga Tanjung Uban dimakamkan di antara celah-celah kuburan yang ada, karena tidak ada lagi lahan yang kosong untuk tempat pemakaman.
Hal ini disampaikan pengurus pemakaman muslim, Tumin (67) yang akrab disapa pak Min, dimana memang lokasi untuk pemakaman sudah tidak ada lagi. Jadi kami mencari tempat dan hanya ada disini ( diantara dua makam yang ada.

Tukimin dan Yakop petugas Pemakaman di Tanjung Uban
“Sudah tidak ada lagi tempat, dan inipun kami khawatirkan jika ada yang akan dikebumikan dalam waktu dekat ini, dimana kami mau menguburkannya” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Yakub Tallo (64) petugas pemakaman umat nasrani di Tanjunguban, dimana lahannpemakaman ini sudah padat.
“Jadi kami harapkan Gubernur Kepulauan Riau memperhatikan hal ini, dan mohon untuk segera merealisasikan tempat pekiburan yang baru bagi masyarakat Tanjunguban,” lanjutnya.
Beberapa kali usulan sudah disampaikan oleh warga masyarakat Tanjunguban, bahkan sudah sampai ke Kementerian Kehutanan karena terkait lokasi yang diajukan adalah berada di kawasan hutan lindung.
Kawasan hutan lindung yang di ajukan bahkan sudah ditinjau oleh pihak kehutanan dan menurut informasi sudah diusulkan ke Kementerian kehutanan untuk dipergunakan sebagai tempat pemakaman umum (TPU) masyarakat Tanjung Uban.
“Namun mengapa hingga saat ini belum juga direalisasikan,” pungkasnya.
Penulis: Patar
Editor: Crates









