Mengawal Rencana Atasi Banjir di Bintan Timur

Kadis PUPR Pertanahan Bintan, Wan Affandi bersama Anggota DPRD Kepri, Dewi Kumalasari tinjau lokasi banjir di Bintan Timur” Kamis (13/10/2022). Foto Aj

Bintan, KepriĀ  – Memang banyak yang sudah menjadi korban banjir hingga menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Bintan khususnya dekat daerah Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bertahun-tahun lamanya.

Apalagi sampai mencapai angka
ratusan warga yang terdampak di beberapa titik-titik kawasan langganan banjir yakni Kuala Lumpur, Kampung Pisang dan Sei Datuk maupun tempat-tempat lainnya. Meskipun Pemprov, Pemkab dan pihak terkait cepat tanggap selalu sedia menyiapkan bantuan untuk rumah-rumah penduduk sekitar yang terendam air sekian meter.

Benar diakui adanya BPBD, Tagana bersama TNI dan Polri hadir dalam mengevakuasi warga serta melakukan penanganan hingga dulu sempat mendirikan Posko tanggap bencana. Kemudian, Anggota DPRD Kepri, Dewi Kumalasari lalu Bupati Bintan, Roby Kurniawan sudah turun ke lokasi tinggal menunggu realisasi solusi penanganan banjir agar terkendali.

” Untuk jangka pendeknya kita melakukan normalisasi drainase dulu. Selanjutnya, Jangka panjangnya barulah implementasi pelaksanaan fisiknya. Ada berapa spot seperti Kuala Lumpur, Sei Enam dan Gunung Lengkuas di wilayah Bintim, ” Ujar Kadis PUPR Pertanahan Bintan, Wan Affandi, S.T, MM kemarin di hadapan sejumlah awak media.

Baru-baru ini juga Dewi Kumalasari pernah angkat bicara usai melakukan pengecekan di Kampung Pisang dan Sei Datuk bersama rombongan. Penyampaiannya, Langkah pertama normalisasi dulu dan tahun depan kerjasama dengan PUPR Bintan karena membutuhkan anggaran yang cukup besar di tahun 2023.

” Paling dasar ini adalah normalisasi gotong royong membersihkan tempat pembuangan, Kita lihatkan daya serap tampung air tidak lancar. Diharapkan masyarakat juga peduli dengan lingkungan dan sadar jangan buang sampah sembarangan, ” Ungkap Dewi belum lama ini, Kamis (13/10/2022).

AJ

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.