KNPl Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Begini Harapan Bupati Anambas 2020

Abambas,Silabusnews.com –¬†Sosialisasi Bahaya Narkoba dengan Adek Atau Teman-Teman “Kaum Menlinial Tampa Nakoba” Bagi Pelajar SMA Dan SMP Sederajat, Acara Di Gelar Oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Acara sosialisasi kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas di ruang Hotel
Anambas Iin, Jalan Takari, Desa Tarempa Barat, Selasa (7/1/2020).

Acara sosialisasi dibuka secara resmi oleh Bupati KKA Abdul Haris, SH.

Dalam acara Sosialisasi dia mengatakan bahanya narkoba dikalangan masyarakan terutama generasi melinial. dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri puluhan Siswa Siswi SMA dan SMP negeri sebagai peserta.

Penyampaian Abdul Haris, SH sebgai Bupati kepulauan Anambas bahwa mengatakan sampai saat ini Narkoba telah menjalar di seluruh indonesia, bahkan sudah mendunia yang setiap hari akan mengancam si pemakainya hingga menemukan ajalnya.

“Narkoba adalah sangat membahanyakan bagi pengguna itu sendiri, maka dari itu bagi masyarakat KKA khususnya kaum melenial jauhilah barang haram tersebut demi kebaikan masa depan adek adek juga tamu yang hadir dalam aula ini,” ucapnya.

Haris mengatakan, dengan barang haram itu kita akan terjerumus dengan khayalan yang tidak bisa kita luahkan kemanapun, kebanyakan orang yang menggunakan Narkoba akan terjerat hukum yang puluhan tahun di penjara bahkan hukuman mati Katanya.

“Jahat nya Narkoba bisa membuat kita menjadi lupa diri lupa akan allah, oleh karna itu mari kita jauhi barang haram itu agar kita terhindar dari dosa dan Hukum yang berlaku di Negara Indonesia,” tutup nya.

Dengan dihadiri siswa SMA dan SMP di Kabupaten Kepulauan Ananbas, dengan beberapa narasumber dari Polres, Dinas Kesehatan Dan dari Kementerian Agama, acara Sosialisasi berjalan dengan lancar.

(Ayu)

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.