oleh

Kepala Sekolah dan Guru SMKN 1 Batam Pelesiran Ke Turki, Kepsek Lea : Close

BATAM, Silabusnews.com – Informasi mengenai pelesiran Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam bersama lima orang guru lainnya ke Negara Turki, diduga tanpa izin dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.

“Kalau seandainya ada kunjungan kerja pastilah ada izin dari dinas pendidikan, sedangkan Pak Kadis tidak tahu masalah keberangkatan mereka. Ada enam orang yang berangkat ke Negara Turki. Kepala Sekolah, Hudawi wakil kesiswaan, Mariana wakil PADM, Meri Yosefa wakil sarana, Gusneli koordinator guru umum, dan Rajab sholeh wakil ISO,” kata sumber yang namanya tidak bersedia dipublikasikan Kamis (20/1/2022).

Kata Sumber lagi, “Biaya perorang Rp 11 jutaan. Mereka (Kepala Sekolah dan Guru SMKN 1 lainnya) bayar Rp 5 juta perorang, sisanya dibayar dari uang komite. Setelah pulang dari Negara Turki ketiga pasang guru ini langsung dikarantina di Bogor selama 3 hari,” ungkap sumber.

Kata Sumber lagi, biaya semua Rp.11 jutaan. Mereka (Kepala Sekolah dan Guru SMKN 1 lainnya) bayar Rp.5 juta sisanya dibayar dari uang komite. Setelah pulang dari Negara Turki langsung karantina di Bogor selama 3 hari.

“Mereka berangkat hanya jalan-jalan karena ada promo dari travel bukan kunjungan kerja. Mereka berangkat hanya jalan-jalan karena ada promo dari travel, bukan kunjungan kerja,” lanjut sumber mengatakan.

Parahnya lagi Sumber mengatakan, mereka berangkat ke Turki pada saat sekolah tidak libur, dimana guru-guru lainnya tetap masuk ke sekolah seperti biasanya. “Pergi ke Turki saat sekolah tidak libur dan tanpa sepengetahuan dan izin dari Dinas,” ungkap sumber.

Diketahui keberangkatan tiga pasang guru laki-laki dan perempuan SMK Negeri 1 Batam ini dimulai dari tanggal 17 hingga 27 April tahun 2021 lalu.

Terkait hal ini, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam Lea Lindrawijaya Suroso, M.Pd, yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan isu plesiran yang dilakukan.

Namun sangat disayangkan, Lea Lindrawijaya Suroso, M.Pd, terlihat dengan sombongnya melarang wartawan untuk memberitakan mengenai konfirmasi wartawan dengannya.

“Bertanya boleh. Sudah saya jawab. Ijin Publisitas tergantung si pemberi info. Close. Tidak ada tanya jawab lagi. Saya masih kerja,” tutup Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam Lea Lindrawijaya Suroso, M.Pd, dengan sombongnya kepada wartawan. (Rdk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.