Silabusnews.com, Ketapang – Dalam upaya memutus rantai penyebaran Virus Covid-19, Gugus Tugas kecamatan Sungai Laur memperketat pengawasan terhadap masyarakat, terutama terhadap warga yang keluar masuk dari luar kecamatan.
Camat Sungai Laur, Andreas Hardi, M.Pd yang didampingi Madin (Kepala Puskesmas) saat ditemui di Kantor nya menerangkan, bahwa dalam melaksanakan tugas dan kegiatan itu, dibentuklah Satuan tugas yang terdiri dari petugas Kecamatan, dari Puskesmas, Polsek, Koramil dan lembaga masyarakat.
” Untuk di Kecamatan Sungai Laur kami sudah melakukan pemantauan terhadap Covid19 dengan tahapan tahapan. Yang pertama kami menerbitkan SK untuk Gugus Tugas pada tanggal 12 Maret 2020, kemudian mendirikan Posko untuk penanganan virus Covid19 ini,” terang Andreas Hardi,M.Pd pada Senin(11/05/2020).
Lanjut diterangkan Andreas Hardi ada tiga posko yang didirikan,dari masing-masing posko mempunyai fungsi berbeda, yakni posko penyaluran bantuan di Kantor Camat, posko pemeriksaan intensif di Puskesmas dan posko penjagaan( pemantau tamu dari luar) di Pasar.
Dikatakannya pula bahwa sejauh ini untuk Kecamatan Sui Laur masih aman terkendali.Setiap tamu yang datang wajib melapor dan menjalani pemeriksaan.
“Sejauh ini didapati ada 46 orang dalam pantauan(ODP) termasuk beberapa santri yang baru pulang dari Magetan telah dilakukan Rapid tes, dan hasilnya non reaktif hanya ada satu yang menunjukan reaktif,”kata Andreas.
Dirinya meyebutkan untuk pengawasan diperketat demi memperkecil penyebaran Virus. Selain itu pihaknya melakukan pendekatan persuasif terhadap masyarakat.
“Bagi masyarakat yang tidak mengindahkan anjuran sesuai aturan pemerintah maka akan diambil tindakan dan diberikan sanksi. Kami harap semua elemen masyarakat bisa bekerjasama untuk memperkecil penyebaran virus Covid19 ini,” kata camat sui laur itu.
Senada dengan Camat, Madin, kepala Puskesmas Sungai Laur menjelaskan, pihaknya sejauh ini telah melakukan langkah untuk meminimalisir penyebaran diantaranya sosialisasi dan edukasi pada masyarakat.
Untuk Kecamatan Sungai Laur terdapat 46 orang Yang dalam pantauan(ODP) dan belum ditemukan adanya PDP atau yang positif.
Dikatakannya beberapa waktu lalu ada 26 Santri yang datang dari Jawa timur, setelah dilakukan Rapid tes terdapat 1orang Reaktif.
“Dari 46 ODP khusus pada 26 Santri yang datang dari Magetan hasil Rapid tes terdapat 1(satu)orang yang re-aktif, namun sementara hingga hari ini belum ada PDP khusus di Kecamatan Sungai Laur,” kata Madin.
Untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di tempat tempat umum, seperti tempat ibadah, pasar dan fasilitas umum lainnya.
” Untuk antisipasi meminimalisir penyebaran Covid-19 kita dari Puskesmas Kecamatan Sungai Laur, bekerjasama dengan listas sektor terkait, di Kecamatan, dari Koramil, polsek dan dari elemen masyarakat Kecamatan Sungai Laur dan dibantu oleh satgas satgas dari masing masing desa yang ada di Sungai Laur, menjalin informasi dan mengadakan disinfektan di tempat tempat kumpul, tempat ibadah fasilitas umum, serta memberikan edukasi kepada masyarakat secara langsung maupun tidak,” papar Madin.
Ali. M









