Bagunan jembatan hanya pondasi. (f. Ali)
Silabusnews.com, Ketapang – Beberapa waktu lalu Jurnalis silabusnews.com mendapat informasi dari warga Desa Sepotong kecamatan Sui Laur, ada bangunan jembatan yang mangkrak.
Berbekal dari info warga tersebut awak media ini melakukan investigasi ke lapangan, pada Sabtu(25/04/2020). Dari pantauan memang ditemui bangunan yang seperti diceritakan warga, terdapat sebuah jembatan yang hanya ada pondasinya saja.

Warga Desa Sepotong merasa kecewa terhadap Pemeritah Kabupaten yang dianggap tidak serius dalam menuntaskan pekerjaan jembatan penyeberangan yang berada di Desa Sepotong Sungai Laur.
Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Desa Sepotong dan Desa Gerai Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang.
Menurut keterangan warga setempat, pekerjaan itu dilaksanakan kontraktor dari kota Pontianak, dengan pagu dana bernilai milyaran rupiah dari APBD Kabupaten Ketapang, tahun anggaran 2018 silam, yang hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya dan kejelasannya.
Marsianus Iyus, salah satu warga setempat yang juga sebagai Ketua LINMAS di Desa Sepotong saat dikonfirmasi mengungkapkan kekecewaannya.
“Kami warga masyarakat Sepotong kecewa dan sangat menginginkan jembatan tersebut segera diselesaikan pembangunannya, namun mengapa sampai saat ini, sudah berjalan hampir 2 tahun jembatan ini hanya pondasi saja,” tutur Masianus.
Lebih lanjut di katakan marsianus.
” Dengan adanya jembatan tersebut, akses kami ke jalan raya Gerai sangat dekat, kalau dibandingkan lewat Desa Kepari yang juga sering menjadi langganan banjir saat datang musim hujan, kadang tiga bahkan sampai empat hari kami tidak bisa lewat,” lanjutnya.
Dilain pihak, Uty Waskito, A.Md anggota DPRD Ketapang dari dapil 2(dua)saat dihubungi via WhatsApp, pada Selasa (28/04/2020), mengatakan bahwa dirinya akan mengusulkan agar bisa dilanjutkan.
“Tahun depan harus dianggarkan lanjutnya tu, nanti saya akan kawal dalam pembahasannya nanti,” kata Uty Waskito.
Uty Waskito dalam hal ini juga mengucapkan terimaksih kepada awak media yang telah mengingatkan Pemerintah.
“Terimakasih kawan-kawan media yang sudah ambil bagian untuk selalu mengingatkan Pemerintah dalam hal ini Bupati,” ucap Uty Waskito.
Ali.









