Bupati Bintan Melantik Pegawai P3K

Bupati Bintan, Roby Kurniawan S.P.W.K., saat memberikan keterangan usai pelantikan, Senin 27 Mei 2024 (Foto Patar Sianipar)

Bntan, Kepri – Bupati Bintan, Roby Kurniawan S.P.W.K., melantik 265 orang sebagai pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pemerintahan Kabupaten Bintan, sekaligus penyerahan SK dengan perjanjian kerja, yakni 262 tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, serta 3 oang pegawai Dinas Perhubungan, bertempat di aula Pemeritahan Kabupaten Bintan, 27 Mei 2024, sekira pukul 10.30 WIB, yang dihadiri Wakil Bupati Bintan, Sekda Bintan, dan para kepala OPD.

Penyerahan SK pada hari inii berjumlah PPPK 262 orang, CPNS pola pembibitan 3 orang.
3 orang CPNS dari Pola Pembibitan Dinas Perhubungan.

Bupati Foto bersama pegawai P3K usai pelantikan,  Senin 27 Mei 2024 (Foto Patar Sianipar)

114 Tenaga Kesehatan, dengan rincian,
13 orang untuk penepatan di Dinas Kesehatan, 31 Orang penetapan untuk di RSUD Kabupaten Bintan, 70 orang untuk penepatan di 14 Puskesmas Kabupaten Bintan.

Sementara itu, 148 Tenaga Guru dengan rincian, 45 orang Guru penetapan untuk di 20 SMP, 94 orang Guru penetapan untuk SD 51 orang, dan 9 orang Guru penetapan untuk di 6 TK.

Pada sambutannya, Roby berpesan kepada untuk menjalankan pekerjaan dengan sebaik- baiknya.

“Kerja cerdas dan kreatif, serta loyalitas yang baik agar dapat bersama-sama membangun tata kelola pemerintahan yang bersih efektif demokratis dan terpercaya khususnya dalam menegaskan generasi bangsa,” ucapnya.

Saya berharap nantinya tidak ada laporan P3K ataupun CPNS yang baru beberapa bulan bertugas, dan ingin pindah.

“Ingat, untuk CPNS, ada surat pernyataan selama 10 tahun yang ditandatangani di atas meterai, dan untuk PPPK akan dievaluasi per 5 tahun” tegasnya.

“Sebagai komponen perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bintan, untuk dapat lebih dipertimbangkan kemampuan serta potensi yang dimiliki saya juga minta kepada seluruh yang menerimanya kepada hari ini untuk secara menunggu menguasai ilmu tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Pelajari hal-hal yang baru, sebagai aktor aktualisasi diri tingkat kepada Prestasi Kerja dan pedoman undang-undang yang terkait agar terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan yang akan berdampak negatif bagi diri keluarga lingkungan kerja bahkan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Patar Sianipar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.