BATAM — Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus mendorong transformasi infrastruktur perkotaan melalui pemanfaatan teknologi dan energi terbarukan. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah penerapan Smart Integrated Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis energi surya, yang memadukan teknologi digital, Internet of Things (IoT), dan sistem pemantauan terintegrasi.
Program tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan Batam sebagai Smart City dan Green City, dengan menghadirkan fasilitas publik yang lebih modern, efisien, ramah lingkungan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui sistem Smart Integrated PJU, setiap titik lampu penerangan jalan nantinya dapat terhubung dengan pusat kendali atau control center. Kondisi lampu dapat dipantau secara real-time, sehingga apabila terjadi gangguan atau kerusakan, sistem dapat memberikan notifikasi kepada petugas.
Dengan mekanisme tersebut, penanganan gangguan diharapkan menjadi lebih cepat dan efektif karena petugas tidak harus menunggu laporan dari masyarakat untuk mengetahui adanya kerusakan.
Investasi Rp90 Miliar untuk Infrastruktur Penerangan Modern
Untuk mendukung modernisasi infrastruktur tersebut, BP Batam menyiapkan investasi sekitar Rp90 miliar. Anggaran ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas penerangan pada sejumlah ruas jalan strategis yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi tinggi.
Pada tahap awal, implementasi Smart Integrated PJU direncanakan mencakup 13 ruas jalan utama di Kota Batam. Koridor tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan masyarakat, distribusi logistik, aktivitas kawasan industri, pusat pemerintahan, pelabuhan, serta konektivitas antarwilayah.

Ruas jalan yang direncanakan masuk dalam tahap awal meliputi:
- Jalan Hang Jebat
- Jalan Hang Tuah
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan Yos Sudarso
- Jalan Ahmad Yani
- Jalan Patimura
- Jalan S. Parman
- Jalan Central Raya
- Jalan Ali Klana
- Jalan Laksamana Bintan
- Jalan Pelabuhan Batam
- Jalan Engku Putri
- Jalan Raja Haji Fisabilillah
Penerapan teknologi pada koridor strategis tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kualitas perjalanan masyarakat sekaligus memperkuat daya dukung infrastruktur Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, investasi, dan pariwisata.
Tak Sekadar Menerangi Jalan
Smart Integrated PJU dirancang bukan hanya sebagai sistem penerangan jalan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem infrastruktur perkotaan yang lebih cerdas.
Pemanfaatan energi surya menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan ini. Penggunaan energi terbarukan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi listrik konvensional sekaligus mendukung upaya pembangunan rendah karbon.
Di sisi lain, teknologi IoT memungkinkan pengelolaan penerangan dilakukan secara lebih terukur. Sistem digital dapat membantu petugas memantau kondisi lampu, mendeteksi gangguan, dan melakukan penanganan secara lebih cepat.
Sejumlah manfaat yang diharapkan dari penerapan Smart Integrated PJU antara lain:
Pertama, meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Penerangan yang optimal dapat meningkatkan visibilitas pengendara, terutama pada malam hari, sehingga mendukung terciptanya perjalanan yang lebih aman.
Kedua, meningkatkan keamanan lingkungan. Ruas jalan yang terang dan terpantau dengan baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
Ketiga, meningkatkan efisiensi energi dan operasional. Pemanfaatan tenaga surya serta sistem pemantauan digital dapat membantu menekan kebutuhan energi konvensional dan meningkatkan efisiensi pengelolaan dalam jangka panjang.
Keempat, mempercepat respons terhadap gangguan. Sistem monitoring secara real-time memungkinkan petugas mengetahui lokasi dan kondisi gangguan secara lebih cepat.
Kelima, memperkuat penerapan Smart City dan Green City. Integrasi teknologi digital dan energi terbarukan menjadi bagian dari langkah Batam menuju pengelolaan kota yang lebih modern dan berkelanjutan.
Keenam, memperkuat daya tarik investasi. Infrastruktur perkotaan yang modern, efisien, dan andal menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi internasional.
Li Claudia: Teknologi untuk Pelayanan yang Lebih Responsif
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa BP Batam tengah menyiapkan penerapan teknologi Smart Integrated PJU dengan energi surya sebagai sumber daya utama.
“Kami merencanakan penggunaan teknologi Smart Integrated PJU yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber daya utama. Sistem ini tidak hanya menghadirkan penerangan jalan yang lebih baik, tetapi juga memungkinkan pemantauan secara digital dan real-time sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat.”
Penerapan teknologi tersebut mencerminkan komitmen BP Batam untuk terus melakukan modernisasi infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Konsep yang dibangun tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan responsif.
Sejalan dengan Arah Pembangunan Batam
Modernisasi infrastruktur juga menjadi bagian dari visi besar BP Batam dalam memperkuat daya saing Batam di tengah dinamika ekonomi global.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam mempercepat pembangunan Batam.
“Saya dan Bu Li Claudia optimis Batam akan terus tumbuh menjadi kota madani yang inovatif. Dinamika ekonomi global dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi membutuhkan inovasi dari seluruh pihak. Oleh sebab itu, masukan dan kritik konstruktif menjadi hal penting bagi kami untuk terus mempercepat akselerasi pembangunan.”
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong Batam agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Smart Integrated PJU menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi infrastruktur dapat diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan strategis.
Menuju Batam yang Lebih Terang, Aman, dan Berkelanjutan
Rencana penerapan Smart Integrated PJU menunjukkan bahwa transformasi infrastruktur Batam tidak berhenti pada pembangunan sarana fisik. Teknologi, efisiensi energi, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi bagian yang saling terintegrasi.
Dengan dukungan energi surya, teknologi IoT, sistem monitoring real-time, dan pengelolaan yang terintegrasi, penerangan jalan diharapkan dapat berkembang menjadi bagian dari infrastruktur kota yang lebih cerdas.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat arah pembangunan Batam sebagai kota yang modern, aman, nyaman, efisien, ramah lingkungan, dan kompetitif.
Pada akhirnya, Smart Integrated PJU bukan sekadar tentang membuat jalan menjadi lebih terang. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem perkotaan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat hari ini sekaligus mempersiapkan Batam menghadapi tantangan masa depan.
Batam yang lebih terang, lebih aman, lebih hijau, dan lebih cerdas menjadi bagian dari perjalanan menuju kota berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.










