Apresiasi Terhadap Kajari, Namun Masih Ada Satu Orang DPO Belum Tertangkap

Yayat Darmawi,SE, SH, MH., Koordinator Lembaga TINDAK INDONESIA, foto Dok Silabusnews.com

Silabusnews.com,Kalbar,Sanggau – Koordinator Lembaga TINDAK INDONESIA, Yayat Darmawi,SE,SH,MH melalui media Silabusnews.com, mengapresiasi keberhasilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau menangkap VS, DPO Koruptor, sebagai wujud kesungguhan para penegak hukum (Kejaksaan) dalam memberantas Tindak Pidana Korupsi, Selasa(27/04/2021).

“Ini merupakan action yang luar biasa dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sanggau karena bersungguh sungguh dalam menerapkan hukum, sesuai kemauan daripada hukum itu sendiri,” pujinya

“Sebenarnya sangat dibutuhkan dan diperlukan khususnya diwilayah kalimantan barat ini, karena dari action riil seperti yang dilakukan oleh Kajari Kabupaten Sanggau dapat menuntaskan kasus korupsi yang implikasinya akan dapat meminimalisir kecurangan penggunaan dan kerugian uang negara,” bebernya

Seperti di ketahui dalam kurun sebulan terakhir ini Kejari Sanggau telah berhasil menangkap pelaku Tindak Korupsi(Koruptor) yang dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak bulan Maret 2020.

Sebelumnya (Senin, 19/04/2021). Kejari Sanggau mengumumkan ada dua DPO yang sedang di cari terkait kasus korupsi di wilayah kerjanya.

Dalam selang waktu satu ninggu sejak diumumkan DPO, Tim Tabur Kejari Sanggau bekerjasama dengan Tim Tabur Kejari Cibinong berhasil menangkap VS saat berada di kediamannya di Jalan Nirwana Estate F. 19, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin 26-04-2021.

Diketahui, VS adalah mantan Kepala BPN Sanggau tahun 2018. Ia terjerat perkara tipikor pasal 11 dengan putusan MA Nomor 1846K/PID.SUS/2019 tanggal 30 Juli 2019 dengan amar menguatkan putusan PN dan PT, yaitu Pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan dan menetapkan uang Rp 20 juta dirampas untuk negara. Kemudian VS menghilang sejak ditetapkan berstatus tahanan kota tidak berada lagi di tempat tinggalnya di Jalan Ahmad Yani Nomor 12 Sanggau, Provinsi Kalbar.

Sebagai catatan Kejari Sanggau masih punya satu pekerjaan menangkap CM yang merupakan DPO dengan kasus yang sama, dimana CM sebagai Subkon dari PT Asria Nurlinda Inti Sejahtera selaku pelaksana pekerjaan pembangunan jembatan bawang CS tahun anggaran 2009 pada SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi Kalbar. Putusan MA Nomor: 1970K/PID.SUS/2017 tanggal 21 Maret 2018 dengan amar: pidana penjara 4 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan dan biaya perkara Rp. 2.500.

Penulis: AM.

Editor: Crates

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.