Anak Saya Pernah Ditodong Pakai Senjata, Waktu Melaut Mencari Nafkah

Timur Nainggolan (kaus biru) bersama nelayan lain menyampaikan keluhannya kepada bakal pasangan calon Gubernur Kepri, Iman Sutiawan. (Foto Patar Sianipar)

Silabusnews.com, Bintan — Masyarakat nelayan desa Sebong Lagoi kecamatan teluk sebong, menyampaikan keluh kesah mereka mengenai keamanan mereka pada saat melaut untuk mencari nafkah di tengah lautan, karena mereka kerap dihadang oleh polisi perbatasan Malaysia, padahal mereka masih melaut di wilayah laut Indonesia.

Hal ini disampaikan Timur Nainggolan, ketua nelayan “Maju Bersama” Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong didampingi beberapa anggota nelayan lainnya, kepada bakal calon pasangan wakil gubernur provinsi Kepri, Iman Sutiawan, di pelantar panjang Teluk Sebung, Bintan, Selasa (15/09/2020) sore

“Kami hanya perlu kepastian keamanan di dalam berusaha mencari nafkah untuk keluarga,” ungkapnya.

Dan kami tahu perbatasan di wilayah laut negara tetangga, tidak boleh masuk, dan kami bukannya masuk ke wilayah mereka namun masih diwilayah Indonesia,” jelasnya

“Ketika saya melaut dengan kedua anak saya sewaktu melaut berkisar sebulan yang lalu, pernah dihentikan dan kedua anak saya sampai ditodong senjata,” lanjutnya.

“Sebagai ketua nelayan di Sebong Lagoi ini, juga perlu menyampaikan bahwa kami para nelayan perlu dilindungi dalam mencari nafkah di tengah lautan di tengah malam,” harapnya.

Dalam kesempatan itu Iman Setiawan mengatakan akan cukup mencoba untuk menelusuri dan meneruskan ke pihak terkait.

“Bila perlu akan saya teruskan sampai ke kementerian, karena ini sangat berbahaya jika sampai terjadi, hal ini tak boleh dibiarkan,” pungkasnya.

(PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses