BATAM, Silabusnews.com — Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I) Pengurus Daerah Kepulauan Riau menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Harper Nagoya Thamrin City, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja, menetapkan kebijakan baru, menyusun rencana program tahun 2027, sekaligus mematangkan persiapan acara nasional.
Ketua AKP2I PD Kepri, Amon Silaban, S.Pd., S.H., S.Ak., M.Ak., BKP., CHAS., CTT., CPTT., CTP., CTA., CPRM., CFP., CHM., CPM., menjelaskan bahwa Rakerda merupakan agenda rutin wajib yang dilaksanakan untuk memastikan seluruh jajaran berjalan sesuai arah organisasi.
“Rakerda kali ini mengundang pengurus dari setiap cabang untuk mengevaluasi kinerja, memutuskan kebijakan, dan menyusun rencana program kerja di tahun 2027,” ujar Amon saat membuka kegiatan.
Selain penyusunan program ke depan, rapat juga memuat agenda utama penyampaian laporan pertanggungjawaban masing-masing pengurus secara terbuka di hadapan seluruh anggota.
AKP2I Pengurus Daerah Kepri telah berdiri sejak tahun 2020 dan kini menaungi empat cabang, meliputi Cabang Batam, Cabang Bintan, Cabang Tanjungbalai Karimun, serta Cabang Tanjung Pinang.
Terpisah, Ketua I PD Kepri, Wahyu Budi Argo, S.Si., BKP., menyampaikan bahwa perwakilan daerah telah dipersiapkan untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus peringatan HUT ke-11 AKP2I di Bali pada 15–16 Oktober 2026.
“Rakerda kali ini terasa istimewa, karena kami juga membahas persiapan Rakernas serta perencanaan HUT AKP2I tahun 2027 yang akan digelar di Kota Batam,” ungkap Wahyu.
Amon Silaban menegaskan, organisasi mengutamakan sinergi yang kuat baik secara vertikal maupun horizontal. Seluruh pengurus diharapkan membangun hubungan harmonis dan komunikasi yang baik dengan pejabat daerah, unsur Forkopimda di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi di Kepulauan Riau.
“Saya sangat mengharapkan agar seluruh pengurus bersinergi dan membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh unsur Forkopimda serta pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri,” tegas Amon./Rk










