Abang Ipar,Tega Menggagahi Adik Iparnya Sampai Hamil

0
51

Bintan,Silabusnews.com – Biadab,bengitulah mungkin ungkapan yang tepat diberikan kepada YY (46) Sungguh bejat  nodai adik iparnya sampai hamil warga pulau kecil desa air glubi kecamatan bintan pesisir kabupaten bintan.

Kasus ini terungkap setelah korban berinisial W(14) diketahui hamil oleh kakak kandungnya istri dari tersangka YY, setelah mengetahui adiknya hamil dia langsung memberitahukan hal tersebut kepada Y, ayah korban dengan ketua RT untuk  memaksa korban  memberitahukan siapa lelaki yang menghamilinya.

Korban pun menceritakan kejadian yang di alaminya bermula  dari 29 mei 2019 lalu,bahwa korban di paksa melayani nafsu bejat tersangka.Korban di ancam jika tidak mau melakukan permintaan tersangka maka akan di usir dari rumah tersangka,dengan rasa terpaksa korbanpun pasrah dan mengabulkan permintaan YY untuk  melakukan hubungan layaknya suami istri  di rumah tersangka sendiri.

Kapolsek Bintan Timur Akp Muchlis Nadjar melalui kanit reskrim polsek Bintan Timur Ipda  Fazri saat di konfirmasi, kamis,15/8/2019.
mengatakan” Iya kita ada menerima laporan dari saudara Y ayah korban tanggal 13/8/19,kasus dugaan pemerkosaan yang di alami putrinya W berumur (14), dan pelaku sudah kita amankan,untuk saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut”.pungkasnya

Masih sambung Fazri”hari selasa,13 Agstus 2019 pukul 11.00 wib, pelapor dipanggil oleh kk kandungnya untuk datang ke rumah, selanjutnya pelapor diberitahu bahwa anak pelapor yang berinisial W telah hamil. Kemudian pelapor bersama ketua RT menanyakan kepada korban siapa yg telah menghamilinya, dan korban mengakui bahwa ia telah berulang kali dipaksa untuk melakukan hubungan oleh Y Y, yang mana YY ini merupakan suami dari kakak kandung korban sendiri. Korban W merasa terpaksa melakukan hal tersebut karena diancam akan diusir dari rumah tersangka apabila tidak mau melakukan hubungan suami istri dengannya. Selanjutnya ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bintan Timur. Tersangka berhasil kita aman kurang dari 12 jam di kediamannya,kita kenakan Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 76D U RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara”ucapnya.

(Yogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.