BATAM, Silabusnews.com — Sebuah tempat spa dan health club bernama Phoenix yang berlokasi di kawasan Harbour Bay, Batuampar, Kota Batam, diduga menjalankan praktik prostitusi terselubung berkedok layanan pijat.
Berdasarkan informasi yang diterima media ini, Rabu (9/9/2026), di lokasi tersebut puluhan foto pekerja terapis wanita dipajang secara terbuka, di mana pengunjung laki-laki dapat memilih siapa yang akan melayani mereka.
“Kita bebas memilih pekerja terapisnya, tinggal melihat foto yang dipajang,” ujar sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Sumber tersebut menegaskan bahwa layanan yang ditawarkan bukan sekadar pijat kesehatan, melainkan menuju aktivitas yang melanggar hukum.
“Ada aktivitas transaksi prostitusi terselubung di sana. Pekerja terapis wanita menawarkan transaksi seksual setelah sesi pijat dilakukan,” ungkap sumber itu.
Pantauan di lapangan memperkuat dugaan tersebut, terlihat adanya aktivitas keluar-masuk pengunjung hingga larut malam dengan intensitas yang dinilai tidak lazim oleh warga sekitar.
“Sudah berlangsung lama, dan kami sebagai warga merasa resah. Aktivitasnya juga mencurigakan, terutama pada malam hari,” tambah salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga mendesak Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Pemerintah Kota Batam untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan penindakan sesuai Peraturan Daerah yang berlaku.
“Peran aktif pemerintah daerah dinilai sangat penting dalam menertibkan dan menindak tegas dugaan pelanggaran yang berpotensi menjadi penyakit masyarakat. Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Satpol PP, hingga jajaran pemerintahan kelurahan harus segera bertindak sebagai penegak aturan,” tegas warga tersebut.
Selain instansi pemerintah, aparat penegak hukum juga diminta turun langsung melakukan pemeriksaan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Koordinasi lintas instansi dinilai menjadi kunci agar persoalan ini dapat diselesaikan secara tuntas dan menyeluruh.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi maupun tanggapan dari pihak manajemen Phoenix Spa maupun instansi terkait terkait dugaan tersebut. Media ini akan terus memantau perkembangan dan siap menampung tanggapan dari semua pihak terkait./Timred






